24 September 2020, 05:40

Menpora Ingin Karang Taruna Berperan Aktif Membangun Bangsa

daulat.co – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Zainudin Amali berharap Karang Taruna sebagai lembaga kemasyrakatan desa berbasis kepemudaan mampu berpartisipasi aktif membangun bangsa, menjadi teladan, dan contoh mengajak masyarakat menumbuhkan rasa positif ditengah Pandemi Covid-19.

Pesan itu disampaikan oleh Menpora saat menyampaikan ucapan Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna yang ke-60 tahun di Situation Room Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (16/09) 

Menurutnya, jangkauan Karang Taruna yang hingga ke pedesaan harus bisa dimanfaatkan dengan optimal menumbuhkan energi positif di tengah masyarakat terlebih di tengah Pandemi Covid-19 sekarang ini. “Karang Taruna adalah organisasi kepemudaan yang dari tingkat pusat hingga keluharan dan desa. Jika dilihat jangkuan dan pergerakkannya organisasi ini sangat luar biasa,” ujar Menpora RI.

“Saya sangat menaruh harapan kepada teman-teman karang taruna untuk bisa berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa khususnya di tingkatan paling bawah dengan memotivasi dan mengajak masyarakat berfikir positif, menumbuhkan semangat serta rasa optimisme di tengah masyarakat,” tambahnya.

Saat ini lanjutnya, bangsa Indonesia masih menghadapi krisis pandemi Covid-19, untuk itu peran dan tugas Karang Taruna sangat dibutuhkan. “Kita masih dalam keadaan pandemi Covid-19 peran Karang Taruna sangat signifikan. Karang Taruna harus menjadi contoh dan teladan di tengah masyarakat sekaligus menjadi panutan agar masyarakat bisa tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan,” harapnya.

“Saya juga berharap agar Karang Taruna bisa juga berperan untuk mengatasi masalah-masalah sosial di tengah masyarakat. Indonesia adalah negara dengan penduduk 267 juta jiwa tentu banyak problematika dan masalah yang dihadapi. Karang Taruna harus garda terdepan untuk bisa menyelesaikan masalah bukan menjadi pembuat masalah. Selamat HUT ke-60, saya berharap sekali lagi Karang Taruna makin berperan,” tutupnya. 

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Kepada IWI, Menkeu: Covid-19 Jadi Tantangan Bahan Ajar

Read Next

Satgas PEN: 398 Ribu Guru Honorer Dapat Subsidi Gaji