18 November 2019, 15:56

Menlu: Indonesia-Vietnam Kembali Bekerja Sama di PBB

daulat.co -Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan bahwa persahabatan yang telah dibangun dengan Vietnam telah berlangsung selama kurang lebih 60 tahun. Tahun depan, Indonesia dan Vietnam akan saling bekerja sama karena akan kembali menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seperti halnya pada tahun 2008.

“Hari ini saya menekankan bagaimana persahabatan Indonesia dan Vietnam yang terus berlangsung kali ini juga terjadi atas dukungan yang kuat dari Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarno Putri,” kata Menlu Retno saat memberikan sambutan dalam acara Peringatan 60 tahun saling kunjung Presiden Soekarno dan Presiden Ho CHi Minh di Gedung Arsip, Jakarta, Jumat (8/11).

Senada dengan Menlu Retno, Wakil Menlu Vietnam Le Hoai Trung menyampaikan rasa hormat dan bangga dalam acara seminar dalam rangka ulang tahun ke-60 sejarah kunjungan Presiden Ho Chi Minh ke Indonesia pada bulan Maret tahun 1959 dan kunjungan Presiden Sukarno ke Vietnam pada bulan Juni di tahun sama.

“Kunjungan dari kedua pemimpin dan bersaudara ini melampaui kerangka kerja diplomatik biasa dan menjadi awal sejarah panjang kedua negara meletakkan dasar yang kuat untuk persahabatan yang akrab antara Vietnam dan Indonesia dalam era modern sekarang ini,” ujar Wamenlu Vietnam di Gedung Arsip, Jakarta, Jumat (8/11).

Lebih lanjut, Wamenlu Vietnam juga memberikan apresiasi atas penghargaan dari Indonesia khususnya Presiden ke-5 Megawati Soekarno Putri dalam membangun kerja sama dengan Vietnam.

“Perjalanan sejarah telah mengikat kita bersama sama sejak zaman dahulu. Sebagai bagian dari kedekatan secara geografis, kesamaan falsafah, budaya, tradisi, dan karakter nasional menyatukan kita sebagai komunitas di Asia Tenggara. Semangat Bhinneka Tunggal Ika merupakan faktor penting sehingga Indonesia lentur, aktif, dan mandiri,” ujar Wamenlu Vietnam.

Pada kesempatan itu, Wamenlu Vietnam juga menyampaikan sejarah persahabatan para pemimpin negara Indonesia dan Vietnam yang telah bekerja sama dan berjuang-bahu membahu untuk pembebasan Nasional sejak tahun 1945, kemudian Gerakan Non Blok pada tahun 1960, serta hingga kini dalam organisasi negara-negara Asia Tenggara atau ASEAN.

Dalam agenda tersebut turut hadir di antaranya Seskab Pramono Anung dan Menteri PANRB TJahjo Kumolo, serta Dubes Vietnam untuk Indonesia Pham Vinh Quang.

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Menteri Tjahjo: Reformasi Birokrasi Harus Dipercepat

Read Next

Menkeu Raih Stateperson Awards di ABLF 2019