Menhub Nilai LRT Sumsel Bisa Meningkatkan Perekonomian

http://daulat.co/wp-content/uploads/2019/02/Menhub.jpeg

daulat.co – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa sisi positif yang didapat dengan adanya LRT Sumatera Selatan antara lain akan mengurangi kemacetan, meningkatkan prestige kota, meningkatkan nilai tanah, serta meningkatkan pendapatan daerah, sehingga pendapatan lain yang tersubtitusi.

Menurutnya, hal ini tentunya juga akan meningkatkan perekonomian dan semakin menjadikan Palembang sebagai kota yang nyaman untuk ditinggali. Disampaikan Menhub dalam diskusi di dalam LRT Sumsel dengan rute Stasiun LRT Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II menuju Stasiun Bumi Sriwijaya, Palembang, Senin (11/2).

Menhub menuturkan bahwa di kota Palembang, pemerintah melihat potensi pembangunan yang sangat pesat. Untuk itu, pemerintah telah mempersiapkan skema sebagai tindakan antisipatif dan preventif sehingga pelayanan infrastruktur dapat mengiringi kemajuan kota Palembang. Skema tersebut adalah LRT Sumsel.

“Kita lihat Palembang memiliki potensi, maka kita tidak biarkan masyarakat bergelut dengan kemacetan yang merugikan secara finansial. Sehingga angkutan massal seperti LRT ini menjadi pilihan,” kata Menhub.

Menhub menambahkan Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait terus melakukan berbagai inovasi untuk mendorong masyarakat mau beralih dari penggunaan kendaraan pribadi menjadi menggunakan LRT Sumsel. Upaya tersebut antara lain pemberian subsidi dan kolaborasi dengan moda angkutan yang lain.

“Kami bersama pemerintah daerah terus bersama-sama menciptakan agar LRT ini berkolaborasi dengan angkutan yang lain. Lalu kita buat menjadi skema korporasi. Artinya pendapatan tidak hanya diperoleh dari tiket saja, tetapi juga diperoleh dari pendapatan iklan, pengelolaan stasiun atau sewa tenant di stasiun. Walaupun kita mensubsidi. Sehingga ini bisa membesar dan kita dapat melibatkan Pemda,” tutur Menhub.

 

(M Nurrohman)