Menag Sambut Baik Kunjungan PB Wanita Al-Irsyad

http://daulat.co/wp-content/uploads/2019/03/Menag-14.jpg

daulat.co – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menerima kunjungan Pengurus Besar (PB) Wanita Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat No 3-4 Jakarta Pusat.

Ketua PB Wanita Al-Irsyad  Fahima Abdul Kadir Askar mengatakan bahwa pertemuan ini selain bersilaturahim, pihaknya juga ingin mengajak Kemenag bersinergi dalam program-program pemberdayaan.

“Organisasi kami memiliki peran aktif meningkatkan kualitas kaum perempuan, ibu dan anak serta sosial kemasyarakatan lainnya. Kami juga membina napi perempuan di rumah tahanan Pondok Bambu. Kami berharap ada program Sinergi yang berkesinambungan dengan Kementerian Agama,” kata Fahima di Jakarta, Kamis (14/03).

Fahima menambahkan bahwa dalam penanganan pasca bencana, PB Wanita Al-Irsyad juga turut membangun rumah-rumah tahfizh, di Lombok dan Palu. PB Wanita Al-Irsyad juga memberikan bantuan sajadah dan sarana prasarana lainnya.

Menag Lukman sendiri menyambut baik kunjungan dari PB Wanita  Al-Irsyad. Menurutnya, tugas Kemenag adalah melayani umat beragama melalui ormas keagamaan termasuk ormas perempuan

“Kemenag siap membantu dalam bentuk kerja sama program. Misalnya wanita Al-Irsyad ingin mengadakan pelatihan dan kegiatan lain dalam bentuk program. Misal lainnya membantu ruang kelas baru, program pemberdayaan perempuan, majelis taklim dan pembinaan bimbingan perkawinan. Silahkan ajukan program pendidikan, dakwah dan program lainnya. Kita terbuka sebab fungsi Kemenag adalah melayani,” tutur Menag.

Sebagai organisasi perempuan tertua di Indonesia, PB Wanita Al Irsyad dikenal mengelola banyak Taman Kanak-Kanak dan BKIA (Balai Kesehatan Ibu dan Anak), disamping banyak kegiatan sosial dan kewanitaan. Secara eksternal Wanita Al-Irsyad aktif dalam berbagai agenda pergerakan Islam nasional, khususnya yang terkait dengan kalangan wanita. Turut mendampingi Menag, Sekretaris Dirjen Bimas Islam Tarmizi Tohor.

 

(M Nurrohman)