29 October 2020, 09:23

Lulusan PKN STAN Harus Mampu Jaga Integritas

daulat.co – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa pendidikan adalah alat atau senjata yang paling luar biasa untuk bisa mengubah dunia. Disampaikan oleh Menkeu pada Acara Wisuda Akbar PKN STAN 2020, Rabu (14/10).

Dirayakan berbeda dengan tahun sebelumnya karena pandemi, Menkeu berpesan agar momen pandemi COVID-19 ini dijadikan sebagai pembelajaran bagi 3.231 wisudawan untuk bisa beradaptasi di masa mendatang. “COVID-19 memaksa kita bertukar informasi, memberikan pelajaran yang luar biasa, kita diberikan tantangan dan dipaksa berubah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menkeu menyampaikan bahwa kemampuan untuk memiliki daya juang tinggi, daya tahan dan berinovasi juga penting dan dibutuhkan pada saat ini.

Acara dengan tema “Tau Ratangga Mamimpin Bonar Anabye Adia” yang berasal dari bahasa beragam suku di Indonesia, Menkeu mengharapkan para wisudawan yang selanjutnya akan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) jika nantinya menjadi pemimpin, maka menjadi pemimpin bangsa yang kuat, jujur, berbudi baik, dan adil serta memiliki wawasan kebangsaan.

Menkeu mengingatkan agar para lulusan yang nantinya akan ditugaskan pada institusinya masing-masing terus meningkatkan hardskill, softskill dan communication skill bagi diri sendiri dan kemajuan institusi. “Jangan berpuas diri,” pesannya.

Untuk itu, Menkeu meminta wisudawan PKN STAN bisa menjunjung integritas dan moral menjadi hal utama yang harus selalu dipegang teguh. Sehingga nantinya tidak tergelincir dengan godaan pada dunia kerja.“Integritas itu simpanlah di dalam pikiran dan hati kalian, dipelihara dan diperbarui setiap hari,” ungkapnya.

Dalam penutupnya, Menkeu meminta agar wisudawan menjadi generasi yang optimis, percaya diri, mampu memberikan obor kemajuan bagi Indonesia, dan untuk tidak lelah mencintai Indonesia. “Jadilah generasi yang kritis tanpa menjadi sinis, yang positif dan konstruktif bukan destruktif,” pungkasnya.

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Coblos Tanda Gambar, Pilkades Serentak 28 Desa di Pemalang Tidak Gunakan e-Voting

Read Next

Pertemuan GPDRR 2022 Harus Dipersiapkan dengan Baik