Lucas Heran Dina Soraya Tak Dijerat KPK

daulat.co – Advokat Lucas heran Dina Soraya tak juga dijerat sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, lembaga antikorupsi dalam dakwaan dan tuntutan Lucas menyertakan nama Dina Soraya sebagai pihak yang bersama-sama merintangi penyidikan Eddy Sindoro.

“Karena dalam dakwaan dinyatakan terdakwa bersama-sama dengan Dina Soraya dan seterusnya. Sedangkan faktanya, dalam dakwaan sampai dengan tuntutan, tidak pernah dijelaskan di mana keberadaan Dina. Dia tidak dijadikan tersangka, terdakwa,” ucap Lucas, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Lucas menduga Dina tak dijerat jadi tersangka lantaran merubah keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Pasalnya, sambung Lucas, dalam proses persidangan hanya keterangan Dina yang dijadikan senjata untuk menghukumnya.

“Dia menjadi sebuah saksi mahkota yang memutarbalikkan fakta, merugikan saya sehingga saya menjadi terdakwa sendiri,” ungkap Lucas.

Lucas dalam pledoinya membeberkan 4 poin atas tuntutan 12 tahun Jaksa Penuntut Umum. Selain persoalan Dina, Lucas menegaskan sadapan telepon dan bukti percakapan yang dimiliki jaksa bukanlah dirinya.

“Di BAP Dina menyatakan dengan jelas bahwa prof L Kaisar adalah Jimmy. Pemilik dan pengguna akun Facetime Kaisar555 adalah Jimmy. Dan Jimmy-lah yang meminta bantuan, Jimmy-lah yang membayar semua operasional. Itu jelas dalam BAP,” ujar Lucas.

Lucas sebelumnya didakwa bersama-sama dengan Dina Soraya telah merintangi penyidikan terhadap Eddy Sindoro. Menurut jaksa, Lucas diduga menyarankan Eddy Sindoro selaku tersangka untuk tidak kembali ke Indonesia.

Kemudian, Lucas dituntut penjara 12 tahun dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan. Jaksa meyakini jika Lucas terbukti menghalangi penyidikan Eddy Sindoro.

Lucas meyakini dirinya tak berbuat salah seperti yang disangkakan KPK. Lucas pun meragukan sangkaan merintangi penyidikan terhadap Eddy Sindoro.

“Apa yang saya rintangi? Tidak ada peranan sama sekali, tidak ada yang terintangi. Saya tidak tahu ada dendam apa. Saya berdoa tiap malam semoga tuhan mengampuni orang-orang yang berbuat jahat pada saya,” tandas Lucas.

(Rangga Tranggana)