Lelang Lukisan Pendukung Jokowi, Hasilnya Masuk Rekening Dana Kampanye

daulat.co – Sedikitnya 73 lukisan dan seni rupa akan dilelang dalam Pameran Seni Lintas Generasi, #01 Satu Arah untuk Satu Indonesia Maju di Foyer Ballroom Hotel Pullman, Central Park, Podomoro City, Jakarta Barat, Senin (11/2/2019).

“Memang ini nanti akan dilelang dan ini bagian dari karya para seniman untuk mendukung Pak Jokowi,” ujar Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto saat meninjau pameran.

Hasto menjelaskan, seluruh penerimaan atau pun gotong royong dari hasil penjualan/lelang karya seni ini akan dilaporkan dalam rekening dana kampanye.

“Dan yang penting sekarang bersama temen-temen pers, mari kita lihat seluruh ekspresi dari para seniman kita yang luar biasa,” katanya.

Pada kesempatan itu, Hasto sambil mendorong Mami Kartika Affandi berkeliling melihat karya-karya lukisan yang dipamerkan. Diantaranya karya Catur Binaprasetyo yang menggambarkan kemacetan dalam satu kawasan penuh sesak oleh kendaraan. Lukisan ini dibandrol Rp40 juta.

“Lukisan ini yang kemarin dikatakan Pak Erick Thohir menggambarkan bahwa negara kita butuh infrastruktur,” ujar Dewi Soeharto.

Lukisan lainnya adalah karya kolaborasi Darmana dan Wage Es berjudul Reinkarnasi. Lukisan ini menampilkan sosok Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi dengan latar atas Bung Karno.

Karya lukisan ini berlatarbelakang merah dan ada lukisan jembatan sebagai makna pembangunan infrastruktur serta kain batik sebagai makna budaya. Lukisan ini dibandrol Rp60 juta.

Salah satu yang termahal adalah karya kolaborasi 12 seniman pendukung Jokowi, masing-masing Soenarto PR, Prof Dr Dwi Marianto, Adjikoesoemo, Djoko Pekik, Hari Budiono, Dyan Anggraini, Woro Anindyah, Tulus Warsito Gadod Sutedjo, dan Yoyock Suryo.

Lukisan ini berukuran 145×990 cm dibandrol Rp240 Juta. Di atas lukisan tertulis: 2014 Kami Melukis sebagai Bentuk Dukungan, 2019 Kami Mendukung dengan Bentuk Lukisan.

Ada juga seni rupa karya Nyoman Nuarta yang dibuat tahun 2015 dengan Copper and Brass. Seni rupa ini menampilkan tiga ekor kepala elang yang bertumpuk.

Karya menarik lainnya dipersembahkan Goenawan Mohamad dan Hanafi yang berkolaborasi untuk membuat lukisan wayang kontemporer, kemudian Tisna Sanjaya dengan lukisannya berjudul Sang Naga. Lukisan ini dibandrol Rp125 juta.

(M Sahlan)