26 May 2020, 06:17

LazisMu-MCCC Distribusikan Bantuan Tahap II Senilai Rp 18,053 Miliar

daulat.co – LazisMu bersama Muhammadiyah Covid-19 Command Centre (MCCC) kembali melakukan pendistribusian bantuan tahap kedua secara serentak (nasional) pada Selasa 19 Mei 2020 kemarin.

Distribusi bantuan tahap kedua ini merupakan lanjutan dari program yang sama pada tahap pertama, 22 April 2020 lalu. Dimana saat ini, LazisMu dan MCCC menyalurkan bantuan hingga mencapai Rp 9,3 miliar.

Pada distribusi tahap kedua kemarin, tercatat ada 765 kantor layanan Lazismu seluruh Indonesia dengan nilai bantuan sebesar Rp 18,053 miliar dari hasil penghimpunan Rp 21.179 miliar.

Bantuan disalurkan dalam bentuk paket-paket program pencegahan Covid-19 seperti alat pelindung diri (APD) sebanyak 43.403 pcs, hand sanitizer 17.056 botol, tempat cuci tangan dan sabun 1.300 set, masker 151.627 pcs dan paket penyemprotan disinfektan sebanyak 8.107 paket. 

Bantuan dalam bentuk yang lain seperti takjil dan multivitamin sebanyak 77.585 paket, sembako sejumlah 68.669 paket. Sementara untuk santunan sebanyak 7.447 paket sedangkan konten, informasi dan edukasi sebanyak 7.084 paket.

Ketua LazisMu Pusat Hilman Latief menyampaikan rasa syukurnya LazisMu bersama majelis, lembaga dan organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah telah melaksanakan program sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

“Salah satu kegiatannya menjelang idul fitri sebagai program ketahanan pangan tahap 2 masih dalam kerangka ’emergency’, yaitu melakukan pendistribusiaan paket bantuan yang dilakukan Lazismu secara nasional,” katanya.

Ia menambahkan, total rencana bantuan yang akan disalurkan selanjutnya dalam bentuk sembako lebih dari 113.000 paket. Selain warga terdampak, ada ribuan masjid yang dibantu LazisMu dan MCCC di berbagai daerah.

Termasuk rencana penyaluran bantuan santunan untuk program bakti guru sebanyak 1.488 paket, bantuan untuk guru ngaji sejumlah 1.680 dan santunan duka meninggal akibat Covid-19 sebanyak 100 paket.

Selanjutnya pembagian takjil dan multivitamin sebanyak 20.100 paket, penyemprotan disinfekan masjid 1000 paket, pencegahan Covid-19 sebanyak 7.794 paket dan program paket lainnya sebanyak 30 paket.

“Apresiasi saya sampaikan kepada lembaga-lembaga yang telah bermitra dengan Lazismu serta para donatur yang memercayakan donasinya kepada LazisMu,” paparnya.

Pada kesempantan ini, ia juga sampaikan bahwa program ketahanan pangan yang masih berlangsung sampai Ramadhan tahun ini merupakan program jangka menengah yang sudah dirancang oleh LazisMu.

“Terlepas dari fakta dan situasi yang ada belakangan ini termasuk adanya kebijakan pelonggaran, namun kita harus tetap waspada dan hati-hati karena pandemi ini belum sepenuhnya berakhir,” pungkasnya.

Terakhir, ia mengatakan fokus program LazisMu adalah dari sisi ketahanan pangan. Langkah-langkah ke depan yang dilakukan adalah bagaimana memanfaatkan lahan-lahan yang ada untuk ditanami tanaman yang menghasilkan pangan.

“Lazismu tidak berhenti sampai di penyaluran bantuan, namun dalam situasi yang seperti ini dibutuhkan langkah-langkah strategis dengan tetap melaksanakan program dengan sikap antisipatif,” tutupnya.

(Sumitro)

Read Previous

Safari ke PKS, dr Aziz Ajak PKB Bergabung ke Barisan Aman Untuk Pemalang Apik

Read Next

Eks Dirut Perum Perindo Risyanto Suanda Dituntut 5 Tahun Penjara