9 August 2020, 15:13

Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional, Sekjen DPR: Penempatan Pejabat Baru Sudah Melalui Mekanisme

daulat.co – Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar melantik 19 Pejabat Struktural dan Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI. Pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Nusantara, Rabu (29/7) dilakukan di tengah wabah atau pandemi Covid-19 yang notabene memaksa untuk mengubah pola interaksi dalam tatanan kenormalan baru (new normal).

“Pelantikan ini menjadi tonggak dan semangat baru dalam melaksanakan tugas, menjadikan organisasi kita lebih baik lagi,” kata dia dalam sambutannya.

Disampaikan, momen pelantikan sangat spesial karena dilakukan ditengah wabah atau pandemi Covid-19. Oleh karena itu pelantikan kali ini kita lakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan, physical distancing guna memutus mata rantai penularan Covid-19.

Sekjen DPR RI berharap momen pelantikan itu tidak mengurangi kekhidmatan dalam melaksanakan acara yang sakral, dan menjadi mengingat dan penyemangat bagi para pegawai yang diambil sumpahnya agar melaksanakan tugas, kewajiban dan fungsi dengan sebaik-baiknya, dan sebenar-benarnya.

Dijelaskan, pelantikan pejabat ini sebagai upaya untuk menghindari potensi kesenjangan operasional dalam mendukung pelaksanaan tugas kedewanan. Agar dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Pasalnya, di masa sulit ini semua harus menyesuaikan diri dalam tata cara kehidupan yang baru.

“Upaya untuk mengisi kekosongan pejabat pimpinan tinggi pratama yang lowong karena pensiun, dalam rangka penyederhanaan pengalihan pejabat struktural ke fungsional,” kata dia.

Hal ini menjadi satu yang istimewa, mengingat tujuan dari kebijakan tersebut adalah menciptakan birokrasi yang lebih dinamis dan profesional sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi mendukung kinerja pelayanan terhadap dewan. Dengan demikian pejabat struktural yang dialihkan ke fungsional harus memenuhi syarat jabatan tertentu sesuai formasi yang tersedia.

Dengan kata lain, pelantikan pejabat tersebut sebagai upaya penyegaran dan peningkatan kinerja. Oleh karena itu, Indra berharap agar pelantikan kali ini hendaknya dimaknai dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

“Penempatan pejabat baru ini sudah melalui mekanisme, assessment dan sudah dikonsultasikan ke Pimpinan DPR RI, begitupun dengan pejabat fungsional. Mereka bisa mencapai jabatan berjenjang sampai madya dan utama karena kredit poin, atau KUM yang mereka buat,” ucap Indra.

Bisa dikatakan, apa yang mereka raih ini merupakan reward dari apa yang sudah mereka lakukan selama ini. Saat ini memang ada beberapa jabatan yang masih kosong, tentu yang menunjukan prestasi yang akan berhasil mendapat reward tersebut, dan kita punya record atau raport kinerja mereka semua selama ini.

Pejabat struktural yang dilantik adalah Suprihartini dari Kabag Sekretariat Komisi I mendapat promosi jabatan menjadi Kabiro Persidangan I, Niā€™mah Wahyu Purnami sebagai Kasubag Organisasi Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Agus Sriyono sebagai Kasubag Kerumahtanggaan Bagian Sekretariat Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan, Turi Handayani sebagai Kasubah Acara Alat Kelengkapan Dewan Bagian Acara.

Pejabat dalam jabatan fungsional lainnya seperti Dokter Ahli Madya, Peneliti Ahli Utama, Peneliti Ahli Muda, Pranata Komputer Ahli Madya, Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Madya, Penerjemah Ahli Muda, Perisalah Legislatif Ahli Madya, Pranata Humas Ahli Pertama, Penerjemah Ahli Muda, Auditor Ahli Pertama, Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Muda dan Arsipasi Terampil di lingkungan Setjen DPR RI.

(Sumitro)

Read Previous

Gubernur Riau Positif Corona Usai Dilantik, Istana Tegaskan Prokes Sudah Dilaksanakan Ketat

Read Next

Eva Yuliana Desak Polri Usut Oknum Imigrasi Yang Terlibat Pelarian Djoko Tjandra