5 July 2020, 20:08

KPK Jebloskan Makelar Tanah RTH Kota Bandung ke Bui

Rutan Cabang KPK Kavling C1 – dok KPK

daulat.co – Tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan ruang terbuka hijau Kota Bandung tahun anggaran 2012-2013, Dadang Suganda akhirnya dijebloskan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke jeruji besi atau bui. Dadang ditahan selama 20 hari ke depan hingga 19 Juli 2020 di Rutan Cabang KPK di Gedung Merah Putih KPK.

“Untuk kepentingan penyidikan, KPK juga melakukan penahanan tersangka kepada DSG (Dadang),” kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2020).

Mengenakan rompi tahanan, Dadang Suganda turut dihadiri dalam konferensi pers. Sebelum ditahan di Rutan Cabang KPK, Dadang terlebih dahulu menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

“Sebagai ptokokol pencegahan terhadap Covid-19, maka tahanan akan lebih dahulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari pada Rutan Cabang KPK pada Gedung ACLC KPK,” ujar Lili.

Terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung, Dadang diduga makelar tanah yang mendapatkan keuntungan sekira Rp 30 miliar. Keuntungan itu merupakan hasil jual-beli tanah untuk proyek RTH Bandung.

Oleh KPK, Dadang dijerat dengan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, KPK lebih dulu menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Ketiga tersangka itu yaitu mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandung Herry Nurhayat (HN), anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014 Tomtom Dabbul Qomar (TDQ), dan anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014 Kemal Rasad (KS).

Pengadaan tanah itu diduga dilakukan menggunakan makelar dari unsur anggota DPRD dan pihak swasta. KPK menduga terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp 69 miliar dari realisasi anggaran sekitar Rp 115 miliar. 

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Suap Ketuk Palu RAPBD, KPK Tahan 3 Bekas Anggota DPRD Jambi

Read Next

Pasien Corona Asal Comal Meninggal Dunia