18 November 2019, 16:19

Komisi X Nilai Kunci Sukses PSSI Adalah Transparansi

daulat.co – Anggota Komisi X DPR RI Adrianus Asia Sidot mengemukakan pandangannya soal PSSI. Menurutnya alah satu yang harus dibenahi di tubuh PSSI adalah transparansi, mulai dari rekrutmen pemain, pelatih sampai pengurus.

“PSSI harus dibenahi dari pusat sampai daerah. Carut marut persepakbolaan nasional luar biasa, sehingga prestasi sepak bola nasional menyedihkan,” kata Adrianus di ruang kerjanya, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11).

Ia menjelaskan bahwa dengan populasi lebih dari 250 juta jiwa, sebenarnya Indonesia mudah mencari talenta baru pesepak bola nasional. Sumber daya manusia yang melimpah ini harusnya dimanfaatkan betul. Kuncinya, kata politisi Partai Golkar itu, adalah transparansi dalam pembinaan. Tanpa itu sulit sepakbola nasional bicara di tingkat dunia.

“Perlu transparansi, baik dalam pengelolaan keuangan dan pembinaan pemain,” kilah legislator asal Kalimantan Barat ini. Menurutnya, bibit-bibit pemain sepak bola bagus banyak dari tanah Papua dan Indonesia timur. Talenta dari pulau Jawa juga tidak kalah hebatnya. “Kita beri kesempatan kepada semua daerah. Yang lebih penting sistem rekrutmen harus terbuka, transparan, dan akuntabel,” ujar Adrianus.

Mantan Bupati Kabupaten Landak, Kalbar, itu juga menyorot soal penonton sepak bola di Tanah Air. Masyarakat sebagai penonton sepak bola harus dididik bersikap dewasa saat menonton kompetisi antar-klub sepak bola. Penonton harus mampu menerima kekalahan dan kemenangan saat klub idolanya bermian.

“Saya sedih sekali setiap ada klub besar bertanding selalu ada keributan. Selalu yang jadi sasaran itu stadion. Dibakar dan dirusak. Ini, kan, biaya lagi. Harusnya biaya itu digunakan untuk pembinaan, tapi karena stadion rusak atau ada yang meninggal dunia, akhirnya dana tersedot ke perbaikan stadion dan santunan kematian. Masyarakat harus didik dengan kebesaran jiwa menerima hasil pertandingan,” tutur Adrianus. 

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Komisi IV Minta Kesejahteraan Buruh Tani Ditingkatkan

Read Next

Mahfud MD: Presiden Belum Putuskan Perpu KPK