9 August 2020, 15:16

Ketua RW Ini Turun Langsung Untuk Pastikan Prokes Covid-19 Dijalankan di Hari Raya Kurban

daulat.co – Memperingati Hari Raya Idul Adha yang jatuh hari ini, 31 Juli 2020 atau 10 Zulhijah 1441 H l, Ketua RW IV Dusun Tempel, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Rudi Irnawan, meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan selalu pakai masker, cuci tangan, hindari kerumunan dan jaga jarak.

“Tetap patuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan selalu memakai masker, cuci tangan, menghindari kerumunan, dan jaga jarak setidaknya 1,5 meter,” kata dia, 31 Juli 2020.

Secara khusus, Ketua RW yang baru terpilih ini juga menghimbau panitia kurban agar menghindari penggunaan bungkus plastik karena tidak ramah lingkungan. Rudi berharap panitia kurban mengganti bungkus plastik dengan besek bambu, daun jati, atau sejenisnya yang lebih ramah lingkungan.

“Saya meminta tim panitia kurban Masjid Nurul Huda agar menghindari penggunaan plastik sebagai bungkus daging kurban karena tidak ramah lingkungan, sehingga penggunaan bungkus plastik bisa diganti dengan besek bambu, daun jati, atau sejenisnya yang lebih ramah lingkungan,” ucapnya.

Terkait tata cara pemotongan hewan kurban, alumni IAIN Walisongo Semarang ini mengajak panitia kurban selain mematuhi protokol kesehatan Covid19 juga merujuk aturan yang telah dikeluarkan Dinas Kesehatan kota Semarang.

Diantaranya, petugas potong hewan kurban wajib memakai masker atau faceshield, cuci tangan dan hindari menyentuh wajah, memisahkan antara petugas yang memotong hewan kurban dan yang menangani daging.

“Perhatikan etika batuk dan bersin, lakukan disinfeksi pada tempat dan alat pemotongan, jangan merokok dan meludah sembarangan, mandi setelah sampai di rumah, dan tidak sedang dikarantina mandiri,” terangnya.

Acara peringatan Idul Adha di RW IV tahun ini sedianya tetap digelar di Masjid Nurul Huda Tempel RW IV Jatisari Mijen Semarang dan pemotongan hewan kurbanpun akan dilaksanakan di sekitar masjid Nurul Huda namun dengan tata cara dan aturan yang tidak seperti tahun-tahun biasanya.

Pun demikian dengan jumlah hewan kurban yang di sembelih lebih sedikit dari tahun-tahun sebelumnya akibat situasi pandemi yang berdampak pada sulitnya kondisi ekonomi masyarakat.

Ketua RW 04 yang lekat dengan keberadaan Situs Tua Tempel ini berharap Idul Adha ditengah situasi pandemi yang berimbas pada sulitnya ekonomi tidak lantas membuat kehilangan akal sehat dan kesabaran. Rudi mengingatkan warganya bahwa manusia harus senantiasa meyakini bahwa ada hikmah besar dari setiap ketetapanNya.

“Sebagai manusia, kita mesti optimis dan berprasangka baik, bahwa pandemi adalah ketetapan yang diatas, dan setiap ketetapan pasti ada hikmahnya, di hari peringatan Idul Adha kali ini saya menghimbau warga saya agar tetap menjaga akal sehat dan kesabaran,” demikian Imawan Rudi.

(M Khabib)

Read Previous

4 Anggotanya Positif Corona, Gedung DPRD Pemalang Ditutup Sepekan

Read Next

Sakit Sepekan, Bupati Pemalang Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19