Kementerian PANRB Inginkan Penyerahan Arsip Statis Pada ANRI Saling Berkesinambungan

http://daulat.co/wp-content/uploads/2018/05/Kepala-Arsip-Nasional-RI-Mustari-Irawan.jpeg

daulat.co – Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman mengatakan bahwa diserahannya arsip statis kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) merupakan sumber informasi dan sejarah mengenai perkembangan dan transformasi Kementerian PANRB.

”Kedepan, penyerahan arsip statis akan dilakukan secara berkesinambungan,” kata Herman dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Implementasi Sistem Kearsipan Dinamis Berbasis TIK bagi Seluruh Pemda Prov/Kab/Kota,  di Kupang, NTT, Kamis (17/05).

Selain Kementerian PANRB, Kementerian Dalam Negeri dan Perpustakaan Nasional juga menyerahkan arsip statis mereka kepada  ANRI. Dengan demikian, ketiga instansi tersebut telah melakukan kewajibannya sebagai instansi negara pencipta arsip dengan menjaga keautentikan dan keutuhan arsipnya, dan juga sebagai bentuk akuntabilitas instansi.

Dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan disebutkan, arsip yang memiliki nilai guna kesejarahan dan berguna sebagai memori kolektif bangsa dan negara, serta sudah dikategorikan dan diverifikasi sebagai arsip statis. Untuk itu, arsip tersebut harus diserahkan kepada ANRI, untuk kemudian dipreservasi.

Kepala Arsip Nasional RI Mustari Irawan juga mengingatkan pentingnya peran arsip terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Arsip sangatlah penting dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Arsip itu unik, otentik, kredibel dan legal. Ia merupakan tulang punggung manajemen pemerintahan dan pembangunan, merupakan bukti akuntabilitas kinerja organisasi dan aparaturnya, serta bukti sah di pengadilan.” ujarnya.

Mustari juga mengimbau, para pemangku kepentingan memperlakukan arsip dengan baik karena arsip merupakan sumber ingatan dan informasi yang berguna sebagai bukti pertanggungjawaban kehidupan berbangsa dan bernegara.

(M Nurrohman)