Kemenag Berikan Bantuan Meubelair Untuk Fasilitas Pesantren

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Ahmad Zayadi.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Ahmad Zayadi.

Tanggerang, daulat.co – Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Ahmad Zayadi mengatakan bahwa Kementerian Agama akan segera memastikan pencairan bantuan meubelair kepada pondok pesantren.

Hal itu disampaikan Zayadi di hadapan pimpinan pesantren peserta kegiatan Bimbingan Teknis Bantuan Meubelair Pondok Pesantren di Tangerang, kemarin (9/8). Menurutnya bantuan tersebut sangat penting seiring tingkat kebutuhan yang nyata di setiap pesantren.

“Dalam waktu dekat, Kementerian Agama akan segera mencairkan Bantuan Meubelair Pesantren yang saat ini tengah dilakukan pemberkasan,” terang Zayadi.

Zayadi menilai, kalau sampai saat ini masih terdapat ribuan pondok pesantren yang fasilitas pembelajarannya sangat minim. Sehingga dengan adanya bantuan ini bisa berdampak positif yakni untuk meningkatkan pengelolaan pesantren dalam rangka peningkatan akses, mutu, dan manajemen pesantren.

Ia berharap, walaupun bantuan ini terbatas tetapi gunakanlah secara maksimal yakni tepat sesuai dengan perjanjian kerjasama yang sudah ditandatangani. Selain itu juga harus diimbangi dengan hasil yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan (akuntable).

“Kita ingin mengawal program bantuan di PD Pontren pada 3 tahapan. Tahap perencanaan, pelaksanaan, pelaporan. Insya Allah dengan niat yang baik dan tulus dalam rangka meningkatkan mutu pesantren dan tata kelola kelembagaan, kita akan mendapatkan keberkahan (ziyadatul khair) atas apa yang telah kita lakukan,” imbuh Zayadi.

Kasubag TU PD Pontren Abdul Rouf juga mengatakan hal senada menurutnya Bimtek Bantuan Meubelair digelar untuk memastikan bahwa penyaluran bantuan sesuai Juknis yang dibuat PD Pontren.

“Bukan hanya ingin memastikan bantuan ini bisa disalurkan tetapi juga ingin memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan tepat regulasi,” pungkas Rouf.

(M Abdurrahman)