22 October 2019, 20:59

Kemabruran Haji Wujud Dari Peningkatan Kualitas Bangsa

daulat.co – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang mengirimkan jemaah haji terbesar di dunia. Lebih dari 200ribu umat muslim di Indonesia menunaikan ibadah haji ke tanah suci setiap tahunnya.

Untuk itu,Menag berharap sekembalinya dari tanah suci, jemaah haji kembali sebagai haji mabrur. Dan kemabruran tersebut dapat mewujud pada peningkatan kualitas bangsa. Hal ini dikemukakan Menag saat membuka Rakernas Evaluasi Haji 1440H/2019M, di Jakarta.

“Jadi jemaah haji kita yang jumlahnya terbanyak setiap tahunnya itu, diharapkan memiliki dampak sosial yang positif juga sepulangnya ke tanah air,” harap Menag, Selasa (8/10).

Untuk itu, ia pun mencanangkan 2020 menjadi tahun Peningkatan kualitas manasik haji. Untuk itu, jemaaah perlu memiliki pengetahuan lengkap tentang pelaksanaan haji.

Menag menjelaskan pengetahuan haji tidak hanya kaifiyah manasik saja tapi juga soal filosofi haji. Menurutnya ada makna lebih mendalam mengenai manasik haji seperti tawaf, sai dan wukuf haji.

“Sehingga setiap jemaah haji setelah berhaji wawasannya bertambah. Kemabruran harus mewujud meningkatkan kulaitas mansik haji sehingga kedepannya juga berkorelasi positif untuk kualitas bangsa keseluruhan,” tutur Menag.

Untuk diketahui, Rakernas ini akan diselenggarakan selama tiga hari, 8-10 Oktober 2019. Hadir dalam acara tersebut Menteri Kesehatan RI yang di wakili Kapus Haji Eka Jusuf Singka, Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Konsul Haji di Jeddah Endang Jumali, Eselon II Ditjen PHU, serta Dewan Pengawas BPKH Khasan Fauzi.

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Berikut Dua MoU Dalam Pertemuan Jokowi dan PM Lee Hsien Loong

Read Next

Jokowi: Singapura Pahami Keinginan RI Awasi Wilayah Udara Sendiri