11 April 2021, 11:59

Kasus Rumah DP 0 Rupiah Naik Penyidikan, Gubernur Anies Copot Dirut BUMD Yoory C Pinontoan

Gedung KPK

daulat.co – Pemerintah Propinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menonaktifkan Direktur Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, sejalan dengan informasi mengenai penetapan tersangka kasus dugaan korupsi pembelian tanah Program DP 0 Rupiah Pemprov DKI oleh BUMD DKI Jakarta.

Dalam kasus yang bergulir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, penyidik sebagaimana disampaikan Plt Jubir KPK Ali Fikri menyatakan telah menemukan dua bukti permulaan yang cukup dalam Kasus pembelian tanah oleh BUMD Pemprop DKI Jakarta yang disebut-sebut untuk Program DP 0 Rupiah Pemprov DKI .

Dalam keterangan tertulisnya kepada sejumlah media, Senin 8 Maret 2021, Plt Kepala BUMD Provinsi DKI Jakarta, Riyadi menyampaikan penonaktifan Yoory C Pinontoan diputuskan berdasarkan Keputusan Gubernur No 212 Tahun 2021 tentang Penonaktifan Direktur Utama dan Pengangkatan Direktur Pengembangan Sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kata Riyadi, mengambil keputusan demikian atas pertimbangan proses hukum yang tengah berjalan di KPK. Yoory sendiri dikatakan dia akan mengikuti keseluruhan proses hukum di KPK dengan menganut asas praduga tak bersalah.

Dalam keputusannya, Gubernur Anies menunjuk Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Indra Sukmono Arharrys sebagai Pelaksana tugas (Plt) Perumda Pembangunan Sarana Jaya paling lama 3 (tiga) bulan terhitung sejak ditetapkannya Keputusan Gubernur, dengan opsi dapat diperpanjang.

Yoory C Pinontoan diketahui menjabat sebagai Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya sejak tahun 2016 silam. Sebelum itu, ia menjabat sebagai Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

KPK Tetapkan Tersangka Korupsi Pembelian Tanah di DKI Terkait Program DP 0 Rupiah

Read Next

Akui Terima Sepeda Brompton, Dirjen Pepen Juga Ditawari Uang Suap Bansos Covid-19