29 October 2020, 08:43

Kader Golkar Banyumudal & Moga Ikuti Jejak Lechan Cs Dukung AMAN? KPPG : Hoax!

daulat.co – Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Dewan Pimpinan Daerah I Kabupaten Pemalang, Nur Azizah, meluruskan informasi mengenai kader-kader Golkar di Banyumudal dan Moga, Kecamatan Moga, berpindah ke lain hati dengan mendukung Mukti Agung Wibowo – Mansur Hidayat (AMAN).

Penegasan itu disampaikan Azizah disela-sela konferensi pers DPD I Golkar Pemalang mengenai Lechan Cs yang mundur dari Golkar dan mendukung  AMAN, Kamis 15 Oktober 2020. Konferensi pers dipimpin langsung oleh Ketua Golkar Pemalang Rois Faisol.

Disela-sela menyampaikan pernyataan itu, satu-persatu perwakilan organisasi sayap diberikan kesempatan untuk berbicara. Kata Azizah, organisasi sayap Golkar yang dipimpinnya senantiasa taat dan patuh pada instruksi yang dikeluarkan DPD I Golkar Pemalang untuk mensukseskan dan memenangkan pasangan Agus Sukoco – Eko Priyono.

“Sekaligus menyingkirkan statemen bahwa KPPG, terutama di daerah Moga dan Banyumudal itu masuk ke dua, itu bohong, hoax, itu hanya move yang disampaikan orang yang tidak bertanggungjawab,” ucap dia.

Usai acara, Azizah menjelaskan informasi yang dia sampaikan. Dalam beberapa hari terakhir, ia mengaku mendapatkan informasi di WhatsApp Group (WAG) KPPG Pemalang mengenai mundurnya tiga kader Golkar.

Ketiganya adalah Ketua Dewan Penasehat Lechan Imam Jazuli, Anggota Dewan Penasehat Hisyom Mashuri dan Wakil Sekretaris Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Pemalang Suripto.

Setelah itu, dirinya juga mendapatkan informasi bahwa beberapa kader Golkar di Banyumudal dan Moga mengikuti jejak Lechan Cs dengan beralih mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati, Agung – Mansur. Padahal, Golkar diketahui bersama koalisi yang mengusung Agus Sukoco – Eko Priyono.

Azizah kemudian menyampaikan dalam WAG, bahwa siapapun yang ikut dan berpindah ke lain hati mendukung pasangan lain, untuk keluar dari grup atas kesadaran diri karena tidak mengindahkan instruksi DPD I Golkar.

“Saya sampaikan, kalau ada yang pindah ke nomor (paslon) lain, dengan kesadaran keluar dari grup partai ini. Alhamdulilah mereka tidak ada yang keluar,” tutur Nur Azizah.

Menurut Azizah, apa yang terjadi di Banyumudal dan Moga ada upaya untuk menggoyahkan Golkar. Namun ia meyakini Golkar di dua desa tersebut tetap solid dan kompak mendukung Agus – Eko.

Buktinya, setelah dirinya menyampaikan penegasan jika ada kader tidak sejalan dengan instruksi dipersilahkan keluar, tidak ada yang keluar grup.

Ditambahkan, dua-tiga hari sebelumnya ada pertemuan di kediaman salah satu kader Golkar Banyumudal. Tepatnya di kediaman Bambang Kiswoyo yang juga mantan Sekretaris Desa Banyumudal.

Dihadiri seluruh kader Golkar, konsolidasi  digelar untuk menyatukan tekad dan merapatkan barisan memenangkan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati, Agus Sukoco – Eko Priyono.

(Sumitro)

Read Previous

Bantu Pengembangan Pasar Modal, Ditjen Dukcapil Kemendagri Raih Penghargaan

Read Next

Dari Comal, Habib Ahmad & Santri Deklarasikan Dukungan Untuk Agus Sukoco – Eko Priyono