Jokowi Pastikan Layanan OSS di BKPM Sudah Berjalan Baik

http://daulat.co/wp-content/uploads/2019/01/Jokowi-25.jpg

daulat.co – Presiden Jokowi memastikan bahwa layanan Online Single Submission (OSS) yang kini dipindahkan ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sudah berjalan dengan baik. Selain itu dalam memberikan pelayanan juga cepat yakni perizinan-perizinan dengan sistem online, bisa mengisi dari kantor maupun di rumah.

“Seperti apa prosesnya ya tadi saya bertanya ke beberapa investor yang datang, masyarakat yang ingin mengurus perizinannya, ya, saya lihat ya cepat,” kata Jokowi saat meninjau layanan OSS di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BKPM, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (14/1).

Kepala Negara pun menilai bahwa dalam praktiknya di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini memang sudah dibatasi. Sehingga dalam waktu 2 jam bisa mengurus izin-izin permulaan.

“Itu langsung bisa jadi. Jadi, dengan izin Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin usaha sudah bisa langsung memulai investasinya. Jadi sambil menunggu lagi, masih ada Service Level Agreement (SLA) yang harus diurus selama satu bulan, izin lokasi, izin lingkungan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Tapi sudah bisa memulai, sudah,” terang Presiden.

Jokowi menuturkan bahwa kecepatan-kecepatan seperti ini yang diperlukan, karena ini memang yang paling sulit adalah mengintegrasikan di BKPM dengan 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi. Karena itu ada Service Level Agreement. Kalau satu bulan daerah tidak mengeluarkan artinya sudah otomatis berjalan.

Jokowi menambahkan bahwa pelayanan OSS masih perlu diperbaiki terutama mengintegrasikan antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota, yang masih harus dikelola dan dikendalikan. Sehingga, izin tersebut sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.

“Nanti, akhir bulan ini akan kita kumpulkan gubernur, bupati, wali kota untuk mensinkronkan, untuk mengintegrasikan sistem ini dengan sistem yang ada di daerah, karena semua daerah sudah punya kok PTSP, provinsi punya, kabupaten punya, kota punya,” tutur Jokowi.

Tampak hadir mendampingi Presiden Jokowi yakni Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.

 

(M Nurrohman)