Jokowi: Muhammadiyah Miliki Peran Sentral Dalam Pembangunan SDM

http://daulat.co/wp-content/uploads/2018/12/Presiden-Jokowi-3.jpg

daulat.co – Presiden Jokowi mengaku bahwa tujuan dari kunjungannya ke Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) adalah untuk melihat hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia. Selain itu juga untuk bersilaturahmi dengan para pengurus pusat Aisyiyah.

“Kita ingin sekarang ini melihat hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia dan kekuatan-kekuatan apa yang ada. Ini dalam rangka sebuah perencanaan besar ke depan,” kata Jokowi di Kampus Unisa, Kabupaten Sleman, Kamis (6/12).

Jokowi mengatakan bahwa lembaga pendidikan dan kesehatan yang ada di bawah Muhammadiyah memiliki keunggulannya tersendiri dan akan memegang salah satu peran sentral bagi program pembangunan SDM pemerintah tahun 2019.

“Kita tahu memang di Muhammadiyah yang namanya bidang kesehatan dan pendidikan itu sudah berpuluh tahun (berkiprah). Sebagai contoh tadi misalnya kayak Madrasah Mu’allimin-Mu’allimaat itu sudah 1918 dengan gedung yang begitu megahnya,” ucap Jokowi.

“Artinya ini adalah sebuah perjuangan panjang yang dihadapi oleh Muhammadiyah pada zaman dulu, terutama di bidang pendidikan yang memang sejak dulu lama digeluti oleh para pendirinya,” tutur Jokowi.

Untuk diketahui, Aisyiyah merupakan organisasi otonom wanita Muhammadiyah yang didirikan pada 19 Mei 1917 oleh Nyai Ahmad Dahlan, istri dari pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan.

 

(M Nurrohman)