24 November 2020, 23:01

Jokowi Apresiasi Aktivis Kerukunan Umat Beragama

daulat.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kerja penggerak dan aktivis kerukunan dalam merawat kerukunan dan toleransi di masyarakat, terutama di akar rumput. Atas kerja semua pihak Indonesia bisa menikmati kehidupan berbangsa yang kondusif dan harmonis.

Pesan ini disampaikan Jokowi saat membuka sekaligus memberikan arahan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Rakornas diikuti ratusan peserta, terdiri atas pimpinan ormas, majelis, dan lembaga keagamaan, serta para ketua FKUB Provinsi dan Kab/Kota.

“Pemerintah menyampaikan apresiasi atas kerja penggerak dan aktivis kerukuanan umat beragama dalam merawat kerukunan dan toleransi di masyarakat, terutama di akar rumput. Atas kerja sama Bapak dan Ibu, kita bisa menikmati kehidupan berbangsa yang kondusif dan harmonis,” terang Presiden melalui sambutan virtual, Selasa (03/11).

Menurut Presiden, kerukunan tidak muncul tiba-tiba. Kerukunan adalah hasil kesadaran bersama bahwa perpecahan dan egoisme golongan akan membawa kehancuran. Kerukunan hasil ikhtiar bersama untuk hidup saling menghormati, tidak saling curiga, sehingga tidak berkembang benih permusuhan yang bisa menghancurkan persatuan.

Karena itu, Presiden berharap keberagamaan yang merupakan anugerah Tuhan kepada bangsa Indonesia dapat terus dijaga dan dirawat sehingga menjadi kekuatan bangsa. “Kita patut bersyukur karena di tengah dinamika sosial, kita bisa tetap hidup rukun dalam kemajemukan, saling mangayomi, dan melindungi sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” tuturnya.

Sebelumnya, Menag Fachrul Razi dalam sambutan pengantarnya mengajak FKUB untuk membumikan moderasi beragama. “Harapan kami, Rakornas ini dapat menghasilkan konsep-konsep jitu dan bijak untuk lebih memberdayakan dan menghasilgunakan peran FKUB, dalam konteks membumikan moderasi beragama di tengah masyarakat,” terang Menag.

“FKUB agar terus mengajak umat beragama untuk berpegang teguh pada esensi ajaran semua agama, yang selalu mengajak pada kehidupan yang damai, toleran, adil, dan saling menghormati perbedaan,” tandasnya.

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Tangani Dugaan Korupsi PT PINS Indonesia, KPK Koordinasi Dengan Kejagung

Read Next

Rawatlah Kerukunan Umat Beragama di Tengah Kemajemukan Bangsa