Ini Tips Ngecek Calon Mantu dari Mendagri

Mendagri Tjahjo Kumolo (dok Kemendagri)
Mendagri Tjahjo Kumolo (dok Kemendagri)

DARI hari Rabu 20 September sampai hari Jumat 22 September 2017, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah. Rabu malam, Tjahjo menghadiri acara Kirab Pusaka Malam 1 Suro yang digelar keraton Mangkunegaran Surakarta.

Kamis pagi, 21 September, Mendagri sudah bergerak meluncur dari Solo ke Yogyakarta untuk menghadiri acara pertemuan dengan organisasi kemasyarakatan Raja Tikam. Jumat paginya, 22 September, Tjahjo ke Klaten untuk memimpin apel pagi di alun-alun kabupaten.

Usai apel, Tjahjo kembali ke Yogyakarta untuk memberi pengarahan di hadapan seluruh kepala dinas pemerintah Kota Yogyakarta. Dalam pengarahannya, Tjahjo banyak mengulas banyak isu, mulai dari isu korupsi kepala daerah, KTP elektronik dan lain-lain.

Namun ada pernyataan menggelitik yang diucapkan Tjahjo di acara itu. Saat itu, Tjahjo sedang mengulas soal database kependudukan yang sudah dibuat Kementerian Dalam Negeri.

Katanya, kementeriannya sudah membuat database kependudukan yang akan mencakup banyak hal. Ia mengambil contoh data kependudukan di Yogyakarta, hingga per kelurahan.

“Lewat data kependudukan Kemendagri, kami nanti akan tahu, misalnya kelurahan di Yogyakarta, berapa penduduknya. Mana yang padat pemilih. Sampai tahu golongan darahnya,” kata Tjahjo.

Sampai kemudian, Tjahjo mengkaitkan data kependudukan dengan tes calon mantu. Entah sambil bercanda atau tidak, Tjahjo mengatakan lewat e-KTP, seseorang bisa mengecek data-data calon menantunya.

“Nah, kalau bapak dan ibu mau nyari menantu. Misalnya anaknya pacaran dengan seorang pria. Tanya pacar anaknya, apakah sudah punya e-KTP, atau belum. Catat nomor induk kependudukannya. Cek, ke Dinas dukcapil atau kepolisian,” urainya.

“Nanti bisa tahu, pernah terlibat tindak kriminal atau tidak. Taat pajak atau tidak. Karena data kependudukan kami sudah terintegrasi dengan banyak lembaga dan instansi,” tutur Tjahjo. Sontak, yang hadir di acara itu pun banyak yang tertawa. (Supriyatna)