11 April 2021, 10:17

Imigrasi Cegah Pejabat Ditjen Pajak Inisial APA Pergi ke Luar Negeri

Ditjen Pajak

Ditjen Pajak

daulat.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap sejumlah orang. Pelarangan berpergian ke luar negeri itu terkait upaya pengusutan kasus dugaan suap pengurusan pajak di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

“KPK benar telah mengirimkan surat  kepada  Ditjen Imigrasi untuk melakukan pelarangan ke luar negeri terhadap beberapa pihak terkait perkara ini,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (4/3/2021).

Namun, Ali enggan merinci lebih lanjut ihwal pencegahan tersebut. Yang jelas, kata Ali, pencegahan ke luar negeri tersebut dalam rangka kepentingan kelancaran proses penyidikan.

“Agar apabila dibutuhkan untuk kepentingan pemeriksaan mereka sedang berada di dalam negeri,” tutur Ali.

Terpisah, Kabag Humas dan Umum Dirjen Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara membenarkan permintaan pencegahan tersebut. Kata Arya, ada enam orang yang diminta KPK untuk dicegah berpergian ke luar negeri.

Dua diantaranya adalah Aparatur Sipil Negara dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Dua ASN itu berinisial APA dan DR. Sementara itu empat orang lainnya adalah RAR, AIM, VL, dan AS. Mereka dicegah karena alasan korupsi.

Berdasarkan informasi, APA diduga kuat merujuk pada Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Angin Prayitno Aji. Pejabat pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan itu dicegah ke luar negeri sejak 8 Februari 2021 hingga 5 Agustus 2021. Dalam data disebutkan pencegahan dilakukan karena korupsi.

“Dua orang ASN atas nama inisial APA dan DR, serta 4 orang lainnya yaitu RAR, AIM, VL, dan AS, dicegah karena alasan korupsi. Pencegahan ini berlaku selama 6 bulan mulai 8 Februari 2021 sampai dengan 5 Agustus 2021,” ucap Arya Pradhana Anggakara dalam keterangannya.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Seleksi Belajar ke Timur Tengah Dibuka April 2021, Ini Tiga Syarat Utama Yang Harus Dipenuhi

Read Next

Gercep, Agung-Mansur Serap Kebutuhan Warga di Ulujami