26 May 2020, 07:29

Eks Kepala Pajak DKI Minta Uang untuk Acara Fashion Show

Pengadilan Tipikor Jakarta

Pengadilan Tipikor Jakarta

daulat.co – Kepala Kantor Wilayah DJP DKI, Muhammad Haniv disebut meminta uang Rp 150 juta kepada mantan Kepala Pelayanan Pajak (KPP) Penanaman Modal Asing (PMA) 3 DKI Jakarta, Yul Dirga. Uang itu untuk acara fashion show anak Haniv.

Hal itu terungkap saat Jaksa KPK Takdir Suhan mengungkap isi email antara Haniv dengan Yul Dirga dalam persidangan terdakwa Yul Dirga, di PN Tipikor Jakarta, Senin (18/5/2020).

Haniv yang dihadirkan Jaksa KPK di persidangan mengakui email tersebut. Menurut Haniv, email itu dikirim semata-mata untuk meminta bantuan untuk dicarikan sponsor acara fashion show anaknya dan hanya dikirim ke Yul.

“Betul, tujuannya hanya sponsorhsip. Ini email ini hanya kan ada kekurangan Rp 150 juta saat itu, ya saya kirim ke Pak Yul, kebanyakan budget fashion show hanya Rp 250 juta ini untuk sponsorship,” ucap Haniv.

Namun, kata Haniv, permintaan Rp 150 juta untuk sponsor fashion show itu tidak terlaksana. Pasalnya, acara fashion show tersebut tidak menerima sponsor dari luar panitia.

“Saya terus terang kirim email ke sahabat saya cuma artinya kalau sudah cukup dananya, kan ini kurang Rp 150 juta tapi ini batal. Jadi istilahnya karena nggak ada yang mau, jadi batal tidak ada satu perusahaan pun dari PMA 3 jadi sponsorship fashion show anak saya,” ujar Haniv.

Meski tidak mendapat dana Rp 150 juta dari Yul Dirga, sambung Haniv, acara fashion show anak Haniv tetap diselenggarakan. Dikatakan Haniv, kekurangan uang untuk fashion show itu akhirnya ditalangi dengan uangnya sendiri.

“(Acara fashion show) jadi, akhirnya (dana) saya yang tanggulangi karena terjepit,” tutur Haniv yang pernah diperiksa Inspektorat Jenderal Pajak terkait hal itu.

Yul Dirga dalam perkara ini didakwa menerima uang dari Komisaris PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) Darwin Maspolim. Uang USD 34.625 dan Rp 25 juta itu diberikan agar menyetujui permohonan lebih bayar pajak atau restitusi.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Jelang Lebaran 2020, Ketersediaan & Harga Pangan Jadi Bahasan Rakor Pemkab Pemalang

Read Next

Jos! Di Pemalang Ada LBHA Yang Siap Beri Pendampingan Hukum Gratis