11 April 2021, 10:26

Dukung KBM Tatap Muka Juli Mendatang, Khadafi Minta Kemendikbud Segera Gelar Sosialisasi

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Khadafi - dok DPR

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Khadafi – dok DPR

daulat.co – Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Khadafi mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mempercepat pembukaan sekolah tatap muka agar tidak terjadi lost generation dalam menghadapi bonus demografi.

Penanganan Covid-19 menjadi sangat penting agar proses belajar mengajar tatap muka bisa segera diterapkan. Kata Khadafi usai istighotsah di Pondok Pesantren (Ponpes) Moderat At-Thahiriyah Plamunan, Kramatwatu, Cilegon, Serang, Banten, sebagaimana dilansir DPR, Jumat 26 Februari 2021.

“Jangan sampai terjadi lost generation terhadap putra putri terbaik kita yang akan menghadapi bonus demografi. Ini menjadi kerja utama kita agar proses pendidikan itu tetap berjalan dan tidak terganggu dengan adanya Covid-19 ini,” ucapnya.

Menurut Khadafi, pembelajaran dengan tatap muka yang direncanakan Kemendikbud mulai Juli 2021 harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disesuaikan dengan zonasi sebaran Covid-19. Kemendikbud diminta menggelar sosialisasi terkait protokol kesehatan yang tepat untuk diterapkan di sekolah.

“Nantinya akan diberikan sosialisasi seperti apa protokol kesehatan dan penanggulangan dalam proses pendidikannya sendiri. Ini otomatis menjadi hal baru, new normal yang harus kita taati bersama,” kata dia.

Politisi Fraksi PKB itu menambahkan, pihak sekolah diingatkan menyiapkan sarana prasarana pendukung seperti thermogun, alat cuci tangan dan lainnya. Sebelum pembelajaran dimulai, baik anak didik, tenaga pendidik, dilakukan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dan Prokes Covid-19 lainnya.

“Nantinya saat anak-anak sekolah, dia akan dicek suhu, kemudian nanti juga akan ada tempat untuk cuci tangan. Kemudian juga letak-letak tempat bangku, tingkat kehadiran juga harus diperhatikan. Nanti akan dievaluasi, dilihat bagaimana situasi penyebaran Covid-19 di sekolah. Jangan sampai melonjak dengan adanya sekolah tatap muka ini”

(Sumitro)

Read Previous

Gubernur Nurdin Pernah Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi Mega Proyek Makassar New Port

Read Next

Ditangkap KPK, Gubernur Nurdin Abdullah: Saya Lagi Tidur, Dijemput