16 May 2021, 22:24

Dukung AMAN, Purwoko Mengundurkan Diri & Segera Serahkan KTA PDI Perjuangan

Purwoko Hadibroto

daulat.co – Purwoko Hadibroto akan menyampaikan surat pengunduran diri sebagai kader PDI Perjuangan ke DPC PDI Pemalang. Pengunduran diri Purwoko rencananya juga disertai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan.

Mantan anggota DPRD Pemalang itu mundur buntut dari perbedaan pilihan dengan partainya. PDIP diketahui mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati, Agus Sukoco – Eko Priyono. Sementara Purwoko bersama kader PDIP lainnya mendukung pasangan Mukti Agung Wibowo – Mansur Hidayat.

“Menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan PDI Perjuangan dan sekaligus mengembalikan KTA PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang,” tulis Purwoko dalam Surat Pernyataan yang ditandatanganinya hari ini, Rabu 25 November 2020.

Dalam surat yang disertai materai yang didapatkan daulat.co, ia juga mengungkapkan beberapa hal terkait dengan Deklarasi Rakyat Pemalang yang diikuti kader-kader PDIP dari tujuh kecamatan, Minggu 22 November 2020 di Desa Kendaldoyong. Dimana selepas acara itu memantik sikap Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari tujuh kecamatan.

Kata Purwoko, dirinya tidak mengatasnamakan atau mengklaim Pengurus 7 PAC, masing-masing Bodeh, Comal, Ampelgading, Petarukan, Taman, Pemalang dan Ulujami.

“Saya selalu menyampaikan, saya mantan Pengurus Anak Cabang dan mantan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang. Bahkan saya tidak pernah memakai seragam atau menggunakan atribut partai,” tegas dia.

Berlaku demikian karena menurut Purwoko, pilihannya dalam Pilkada Pemalang Tahun 2020 kali ini adalah pilihan pribadi. Ia lantas menggarisbawahi bahwa pengurus partai dan kader partai berbeda sesuai dengan AD/ART Partai, khususnya Pasal 15 Anggaran Dasar PDI Perjuangan.

Purwoko menambahkan, dirinya menginginkan Pilkada Pemalang Tahun 2020, pada 9 Desember mendatang bisa berjalan lancar, damai, kondusif dan aman. Untuk itu pula, detik ini pula dirinya mengundurkan diri dari PDI Perjuangan dan segera mengembalikan KTA PDI Perjuangan ke DPC.

“Kita semua cinta Kabupaten Pemalang, adapun berbeda dalam pilihan itulah demokrasi dan harus dijunjung tinggi, karena ini Negara demokrasi,” pungkasnya.

(Sumitro)

Read Previous

Pilkada Pemalang, PAN Sebut Kader Dukung AMAN Sebagai Pengecut

Read Next

Menteri Edhy Prabowo Jadi Tersangka Suap Izin Ekspor Benur