24 November 2020, 21:40

Dorong Masyarakat Petanjungan Sadar Covid-19, H Nuryadi Bagikan Masker Gratis

H Nuryadi tengah membagikan masker

H Nuryadi tengah membagikan masker

daulat.co – H Nuryadi secara sukarela membagikan masker kepada ratusan warga yang menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Senin 8 November 2020. Pembagian masker ini sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Senang saja bisa berbagi sesama, tidak ada maksud lain ya, tetapi untuk mendorong masyarakat agar sadar akan bahaya Covid-19,” tegasnya.

Masker yang dibagikan Nuryadi tidak ada embel-embel atau gambar partai, termasuk pasangan calon bupati dan wakil bupati tertentu, meski diketahui Nuryadi merupakan tim sukses pemenangan nomor urut dua, Mukti Agung Wibowo – Mansur Hidayat.

“Tidak ada gambarnya ya bu, ini motifnya batik semua. Tolong dipakai ya Bu, sama-sama menjaga kesehatan,” tutur Nuryadi kepada warga yang menerima pembagian masker.

Kepada wartawan, Ibu Endah selaku PKH Desa Petanjungan didampingi suaminya Aji menuturkan, secara keseluruhan pembagian bantuan hari ini ada 873 KPM. Penyaluran bantuan, baik PKH, BPNT maupun Bantuan Covid-19 (Dana Desa).

“Karena banyak PKH, penyaluran kami jadwalkan selama tiga hari, tanggal 9, 10, 11, dikasih jeda waktu,” terang Aji.

Disampaikan pula jika penyaluran bantuan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sementara mengenai bantuan masker dari H Nuryadi, ia mengapresiasinya. Terlebih, pembagian masker lepas dari kepentingan tertentu, termasuk Pilkada Serentak Kabupaten Tahun 2020.

“Penyaluran pertama reguler BPNT sama PKH, kedua penyaluran Covid-19,” jelas dia.

Nuryadi sendiri sebelum membagikan masker, mengecek perbaikan jalan penghubung antara Desa Petanjungan Kecamatan Petarukan ke Desa Sitemu di Kecamatan Taman. Ia turun langsung melihat proses perbaikan jalan di beberapa titik sambil sesekali mengangkat batu.

Tokoh asal Petanjungan yang juga pengusaha pendingin di Jakarta itu merasa terketuk untuk ikut membangun Petanjungan karena melihat kerusakan jalan penghubung desa tersebut.

(Sumitro)

Read Previous

Strategi Man To Man Noor Rosyadi Untuk Iskandar – Awe

Read Next

Perencanaan Belum Matang, Program Digitalisasi Sekolah Rp 3 Triliun Terkesan Terburu-buru