4 March 2021, 19:30

DNA Perguruan Tinggi Kemenag Adalah Islam Rahmatan lil Alamin

daulat.co – Menteri Agama (Menag) Fachril Razi bersilaturahim dengan civitas akademika UIN Ar-Raniry dan Ulama Aceh. Hadir juga dalam kesempatan ini yakni Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Di hadapan ratusan undangan yang memadati auditorium UIN Ar-Raniry, Menag menegaskan bahwa DNA Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) adalah Islam Rahmatan lil Alamin. 

“Tidak boleh ada dalam kampus PTKIN kita yang mengajarkan ajaran intoleransi, apalagi pemahaman keagamaan yang sempit dan merasa dirinya paling benar sendiri terhadap hal-hal yang sifatnya Ijtihadiyyah-furuiyyah, bukan hal pokok dalam agama,” tegas Menag di Banda Aceh, Senin (18/11).

Menurut Menag, insan kampus harus menjadi suri teladan dalam sikap dan kemampuan yang mengapresiasi keragaman dalam berijtihad atau perbedaan pendapat  antar para ulama.

“Cari titik temu, bukan me”peruncing”-nya dan harus dapat memisahkan, mana yang merupakan perintah agama yang wajib, sunnah, mubah dan seterusnya dan mana yang merupakan adat dan budaya semata,” ujar Menag.

Ditegaskan juga oleh Menag bahwa PTKI adalah basis pengembangan moderasi beragama. Apalagi, moderasi beragama sudah dimasukan dalam RPJMN 2020-2024. Menag bersyukur bahwa rumah moderasi beragama kini telah banyak dibuat di beberapa PTKIN sebagai Center of Excellence dalam penguatan Islam Wasathiyyah. 

“Sekali lagi, saya tegaskan bahwa PTKIN harus berada di “garda terdepan” dalam memperkuat ajaran Islam yang memberikan rahmat bagi seluruh alam, menjaga kohesi sosial, memperkuat persatuan, mengikis intoleransi yang masih terjadi di dalam bangsa ini,” ungkap Menag.

Untuk diketahui, Kemenag membina 58 PTKI Negeri dan ratusan PTKI Swasta. PTKIN terdiri atas 17 Universitas Islam Negeri (UIN), 34 Institut Agama Islam Negerii (IAIN), dan 7 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN). Kemenag juga sedang membangun Perguruan Tinggi Islam bertaraf Internasional, yakni Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Komisi VIII Minta Kemenag Optimalkan Media Digital

Read Next

Di UIN Ar-Raniry, Menag Resmikan Gedung Multi Lab dan FISIP