11 April 2021, 11:12

Dipecat! Anggota Satgas KPK Ini Gelapkan Barbuk 1,9 Kg Emas

daulat.co – Salah satu satuan tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisial IGA menggelapkan barang bukti dalam perkara Yahya Purnomo. Barang bukti yang digelapkan berupa emas seberat 1.900 gram atau 1,9 kilogram.

“Ybs mengambil barbuk yang ada di tempat penyimpanan barbuk karena dia seorang anggota juga di situ anggota satgas. Sehingga dia bisa mengambil barbuk. Barbuk dalam perkara Yahya Purnomo, yang sekarang udah jadi barang rampasan yang harus kita lelang untuk negara,” ucap Ketua
Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean.

“Barbuk jumlahnya cukup banyak. Ada empat tempat, kalau ditotal semua bentuknya adalah emas batangan, kalau ditotal semua emas batangan itu adalah 1.900 gram. Jadi kurang 100 gram, dua kilogram,” sambungnya dalam konferensi pers, Kamis (8/4/2021).

Pelanggaran itu kemudian diproses Dewas KPK hingga sidang pelanggaran kode etik. Dalam putusannya, IGA dinyatakan bersalah. Dewas KPK menjatuhkan hukuman sanksi etik berat terhadap IGA dengan hukuman berupa pemberhentian tidak hormat.

“Benar bahwa di dalam dua minggu Ini kami lakukan persidangan terhadap pelanggaran kode etik oleh seorang insan KPK yang kebetulan yang bersangkutan sebagai anggota satgas yang ditugaskan menyimpan mengelola barbuk yang ada pada direktorat labuksi yang ada di KPK,” ujar Tumpak.

Lebih lanjut dikatakan Tumpak, IGA sudah menggadaikan sebagian dari emas batangan tersebut. Nilai yang digadaikan mencapai Rp 900 juta. Kata Tumpak, emas itu digelapkan oleh IGA lantaran yang bersangkutan membuthkan dana untuk membayar utang terkait dengan bisnisnya.

“Forex-forex itu oleh karenanya maka yang bersangkutan ini kemudian kita adili tadi dan telah kita putuskan dengan bunyi amarnya bahwa yang bersangkutan melakukan pelanggran kode etik, tidak jujur menyalahgunakan kewenangannya untuk kepentingan pribadinya dan ini pelanggaran nilai integritas yang ada kita atur Sebagai pedoman perilikau untuk seluruh insan KPK,” kata dia.

KPK, ungkap Tumpak, sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memproses perbuatan IGA karena masuk dalam ranah tindak pidana. Penyidik Polres Jakarta Selatan telah memeriksa sejumlah saksi dari KPK, termasuk IGA.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

KPK Periksa Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Munjul Yoory C Pinontoan

Read Next

Latih Pemuda di Bodeh Servis HP, Diskoperindag Pemalang Tegaskan Komitmennya Berdayakan UMKM