26 May 2020, 07:48

Diduga Minta Fee Program BPNT Dari Suplier, Ini Jawaban Camat Moga

Camat Moga Andri Adi

Camat Moga Andri Adi

daulat.co – Camat Moga Andri Adi menepis dugaan permintaan fee kepada suplier dalam Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Moga. Ia meminta permasalahan tersebut diselesaikan dengan duduk bersama.

“Sudah saya sampaikan ke teman-teman. Saya dalam perjalanan sebentar lagi sampai ke Kantor Pendopo Kecamatan Moga. Saya mohon jika berkenan teman-teman ditahan terlebih dahulu agar jangan pergi karena mereka mempertanyakan saya sehingga sempurnanya adalah bertemu dengan saya langsung,” kata dia kepada wartawan, Senin 18 Mei 2020.

Beberapa saat sebelum warga yang tergabung Forum Masyarakat (FMG) akan menggelar aksi, Camat Andri mengaku sudah mendapatkan laporan mengenai rencana tersebut. Namun dirinya di saat bersamaan tengah ada kegiatan di Kabupaten Pemalang.

“Saya sangat berkenan untuk menerimanya sehingga saya siap langsung ingin menjawabnya,” kata dia.

Andri menjelaskan, dirinya selaku Camat Moga memiliki peran untuk mengevaluasi serta menjembatani jika ada permasalahan menyangkut Program BPNT di Kecamatan Moga. Secara umum ia mengakui sudah berjalan dengan baik, namun didapati juga laporan dari masyarakat mengenai dugaan ketidakberesan penyaluran.

“Alhamdulillah secara umum berlangsung dengan baik meskipun di dalam beberapa hal terkadang mendapatkan laporan dari yang bertanggung jawab yaitu Bumdesma bersama pelaksana ada beberapa agen,” kata dia.

Mengenai dugaan permintaan fee kepada suplier, Camat Andri meminta media untuk mengeceknya secara langsung ke suplier. Yakni untuk mencari tahu kebenaran dirinya meminta fee ke suplier.

Sebelumnya, sejumlah suplier di Kecamatan Moga menggelar demonstrasi di kantor kecamatan setempat, Senin 18 Mei 2020. Mereka menggelar aksi sehubungan dengan dugaan permintaan fee yang dilakukan Camat Andri terhadap suplier.

Massa membawa berbagai tulisan, diantaranya Camat Clamitan Balane Setan, Kantor Kecamatan Bukan Warung Sembako, Aja Dumeh Aja Gemendeyeh, Camat Rakus Buang Kakus, Agen Dijalok Suplier Dijalok; Ora Sisan BLTne?, Pilih Salah Siji; Dadi Camat Apa Suplier?

Selain diarahkan ke Camat Moga, massa juga membentangkan beberapa tulisan yang menyinggung Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang M Arifin. Diantaranya Jaman Milenial Esih Dodolan Sekda; Situ Waras?, Disini Akan Dibangun Warung Sembako Kakaknya Sekda, Njuh Njalok Ganti Camat Sing Madan Bener.

“Sebenarnya keresahan ini sudah lama, tapi (saat itu) kami tidak memiliki bukti. Tetapi beberapa hari kemarin kemudian ada screenshot WA yang terkait dengan Pak Camat meminta fee kepada suplier selain beras,” tegas Koordinator Lapangan Aksi Ikmaluddin Aziz kepada wartawan disela orasinya di Halaman Pendopo Kecamatan Moga.

“Kami sampaikan ini sangat bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan beliau (Camat Andri) mengatakan kalau suplier tidak bisa (beri fee) nanti akan disiapkan suplier yang merupakan kakak kandung dari Sekda Kabupaten pemalang. Itu juga ada screenshotnya,”

“Discreenshot itu, kalau suplier tidak bisa memberikan fee sejumlah uang kepada Pak Camat, maka Pak amat akan mengganti suplier tersebut. Tekanan disampaikan disitu dengan jelas, kakak kandungnya Sekda Kabupaten Pemalang,” sambung Andri menegaskan soal nama Sekda Pemalang dalam pusaran permasalahan ini.

Selain suplier, pemerintahan desa di Moga sebenarnya juga resah dengan kinerja Camat Andri. Disinggung bagaimana pada 13 April 2020 lalu, aparatur pemerintah desa menggelar aksi di tempat yang sama.

“Tuntutan kami jelas agar Camat Moga diganti, karena ini tidak sekali dua kali. Harapan kami agar ini diungkap tuntas, persoalan-persoalan yang menggurita di awal kita bongkar semua,” tegas Aziz.

(Sumitro)

Read Previous

Dugaan Permintaan Fee BPNT, Nama Sekda Pemalang Mencuat Dalam Aksi Tuntut Camat Moga Diganti

Read Next

Kenaikan Iuran BPJS Menambah Beban Masyarakat