28 February 2021, 08:24

Di Silatnas HIPMMA, Wamenag Bicarakan Soal Moderasi Beragama

daulat.co – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid bicara Moderasi Agama dan UU Pesantren di gelaran Silaturahmi Nasional Himpunan Mutakhorijin Mutakhorijat Al-Anwar (HIPMMA) 2019.

Silatnas HIPMA mengusung tema Meningkatkan Ukwuwah, Satukan Langkah Demi Satukan Khidmah. Kegiatan ini dalam rangka memperingati 100 hari wafatnya Al Maqfurlah KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

Di hadapan ratusan santri dan undangan di gelaran Silatnas HIPMMA, Wamenag bicara soal Moderasi Beragama yang menjadi program unggulan pemerintah 2019-2024. “Saya ingin memberi informasi ada agenda besar pemerintah dan menjadi agenda kita bersama yakni program Moderasi Beragama. Ini adalah program unggulan di seluruh kementrian dan lembaga,” kata Wamenag, di Sarang, Rabu (13/11).

“Program ini adalah membangun kehidupan keagamaan yang moderat atau tidak ekstrem dan tidak gampang menilai orang dengan sebutan bid’ah dan kafir,” sambungnya.

Dijelaskan Wamenag, Moderasi Beragama penting dalam rangka membangun Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniah di Indonesia. Wamenag menilai banyak hal yang sifatnya bukan pokok (ushul) tapi menyita energi dan dapat merusak ukhuwah. “Misalnya yang baru-baru ini terkait salam bagi semua agama. Yang satu mengatakan haram dan satu lagi mengatakan tidak apa-apa. Ini jelas membingungkan umat,” ujar Zainut Tauhid.

“Hal seperti ini semestinya tidak harus merusak ukhuwah umat,” sambungnya.

Selain bicara moderasi beragama, Wamenag juga membahas UU No 18 tahun 2019 tentang Pesantren yang merupakan bentuk pengakuan pemerintah. “UU Pesantren ini adalah bentuk pengakuan dan pembelaan negara bukan intervensi kepada pesantren. Sekali lagi pemerintah tidak akan intervensi pesantren melalui UU Pesantren dan pemerintah tetap akan mempertahankan ciri khas dan tradisi pesantren,” tutur Wamenag.

Silatnas HIPMMA 2019 juga menggelar Halaqoh Ilmiah dengan mengalhadirkan dua narasumber yakni KH Bahaudin NS atau Gus Baha dan KH Zuhrul Anam.

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Wamenag Diceritakan Kiprah Kyai NU Oleh Gus Mus

Read Next

Komisi X dan Kemenpora Rapat Bahas SEA Games 2019