4 March 2021, 20:25

Di Donggala Sulteng, Wamenag Resmikan Percontohan Daerah Binaan

daulat.co – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi melaunching Program Percontohan Daerah Binaan Kemenag di Desa Sioyong, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (17/12).

Launching atau peresmian Program Percontohan Daerah Binaan Direktorat Bimas Islam KemenagĀ  ini ditandai dengan penabuhan bedug oleh Wemenag. Ikut mendampingi, Bupati Donggala Kasman Lassa, Wakil Bupati Donggala Moh Yasin, Plh Dirjen Bimas Islam Tarmizi Tohor dan Kakanwil Kemenag Sulteng Rusman Langke.

Gelaran ini berlangsung di Lapangan Sepakbola, Desa Sioyong, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala atau sekitar tiga jam perjalanan darat dari Kota Palu. Tampak hadir Plt Kakankemenag Kabupaten Donggala Gasim Yamani, para ulama, tokoh masyarakat, Forkominda, dan segenap keluarga besar ASN Kemenag Sulteng.

Menurut Wamenag, program percontohan daerah binaan ini merupakan inovasi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag dalam menentukan arah kebijakan bidang agama yang mengarah kepada stabilitas nasional. “Program Percontohan Daerah Binaan adalah sebagai bentuk pengejawantahan kehadiran Negara terhadap permasalahan bidang agama yang dalam hal ini dilakukan oleh Kementerian Agama,” kata Zainut Tauhid.

Wamenag mengatakan bahwa agama menempati posisi dan peran kuat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam kehidupan bangsa yang multi agama, pelaksanaan keseharian masyarakat Indonesia senantiasa berada di bawah naungan ketaatan pada landasan negara dan konstitusi. Dalam konteks holistik negara, lanjutnya, posisi agama secara inheren menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya dan program pembangunan yang dijalankan.

“Hal ini merupakan bagian yang terintegrasi di dalam kerangka pembangunan nasional yang bertujuan untuk mewujudkan Indonesia yang damai, adil, demokratis dan sejahtera (RPJP Nasional 2005-2025),” tutur Wamenag.

Read Previous

ASN Kemenag Harus Komitmen Pada NKRI dan Sikap Moderat

Read Next

Diduga Bertemu Pihak Berperkara, Ketua KPK Akui Diperiksa Pengawas Internal