Dengan Hitung Angka Yang Realistis Kenaikan Harga BBM Dibatalkan

http://daulat.co/wp-content/uploads/2018/10/Jokowi-14.jpg

daulat.co – Presiden Jokowi menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini, pemerintah tidak akan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Disampaikan baru-baru ini usai menyerahkan bonus kepada para atlet peraih medali Asian Para Games 2018 di Istana Kepresidenan Bogor.

“Tidak akan ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Karena, saya sudah membatalkannya. Dengan hitung-hitungan, dengan angka-angka yang sangat realistis,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, kenaikan harga BBM tidak hanya premium saja, tetapi juga pada pertamax, DEX dan lain-lain. Karena hal itu sudah dibicarakan pemerintah sebulan yang lalu. Terlebih karena memang harga ICP dan Brent juga naik.

Namun, lanjut Jokowi, ada kalkulasi, ada hitung-hitungan, bagaimana nanti inflasi, bagaimana nanti daya beli, bagaimana nanti pertumbuhan ekonomi, kemudian keuntungan di Pertamina tergerus berapa.

Terakhir, Jokowi mengaku menghitung balik karena ini menyangkut kepentingan rakyat, menyangkut kebutuhan rakyat yang nanti bisa menjadikan konsumsi itu menjadi lebih rendah.

Jokowi menjelaskan, pertumbuhan ekonomi sekarang ini memang masih bertumpu 56 persen oleh konsumsi. Pemerintah, baru dalam proses membalikkan dari konsumsi ke produksi, tapi ini belum sampai.

“Oleh sebab itu, kemarin setelah saya dapat laporan terakhir dari Pertamina berapa sih kalau kita naikkan segini, dihitung lagi keuntungan tambahan di Pertamina. Tidak signifikan (tambahan keuntungannya), ya sudah saya putusin premium batal,” tutur Jokowi.

Soal hitung-hitungan kenaikan bahan bakar minyak, dalam kesempatan ini Presiden Jokowi mempersilakan kepada wartawan untuk bertanya kepada Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina.

 

(M Nurrohman)