3 March 2021, 03:36

Dedi Mulyadi Sebut KKP Dalam Membuat Program Kerja Belum Komprehensif

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi - dok DPR

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi – dok DPR

daulat.co – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) agar melakukan reformasi birokrasi tahun 2021. Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru, Wahyu Sakti Trenggono, diminta lebih fokus membenahi infrastruktur internal birokrasi terlebih dahulu, termasuk administratifnya.

“Apa sih yang menjadi akar permasalahan di KKP sehingga menyebabkan realisasi anggaran tahun 2020 tidak sesuai target?,” tegas Dedi di sela-sela Rapat Dengar Pendapat dengan jajaran KKP di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1). 

Dalam rapat mengenai Progres dan Evaluasi Bantuan Pemerintah Anggaran Belanja Tambahan (ABT) berikut Pelatihan dan Penyuluhan Masyarakat Tahun 2020 itu, Dedi juga menyoroti soal Bantuan Bibit Rumput sebagai permasalahan  program kerja KKP.

Berdasarkan paparan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP M Zaini, dari 200.000 kg bantuan bibit rumput laut yang ditargetkan, sekitar 83.51 persen yang terealisasi. Dalam pelaksanaannya program ini disebut Dedi tidak berjalan maksimal, bahkan terkesan hilang.

“Covid-19 dan perubahan cuaca tidak bisa dijadikan alasan tidak berjalannya program kerja. Cara berpikir KKP dalam membuat program kerja belum komprehensif,” kata dia.

Menurut politisi Golkar itu, saat ini sudah tidak layak kementerian membuat pengadaan skala kecil, karenanya program itu perlu dihilangkan. Lebih baik fokus pada sedikit program yang berdampak besar. Lalu perbaiki pengawasan dan pembenahan internal KKP.

Sepanjang tahun 2020, program kerja KKP seperti Bantuan Bibit Rumput Laut, Bioflok, Pengelolaan Irigasi Tambak Partisipatif (PITAP), dan Budidaya Manggot juga tidak berjalan sesuai yang dipaparkan Plt Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M. Zaini. Meski bebagian besar Anggota Komisi VI menolak paparan tersebut.

“Kejadian di tahun lalu cukup jadi pembelajaran. Kami tegaskan sekali kembali, jangan sampai terulang lagi,” pungkasnya.

(Sumitro)

Read Previous

Ace Hasan Harapkan Kontribusi UIII Bagi Islam Indonesia Untuk Dunia

Read Next

DPR Serahkan Persetujuan Kapolri Komjen Listyo Sigit ke Presiden Jokowi