Catat! Guru Honorer K2 Adalah Pahlawan Bangsa

Seminar Nasional Kebijakan Penuntasan Guru Honorer K2
Seminar Nasional Kebijakan Penuntasan Guru Honorer K2

daulat.co – Anggota Komisi X DPR RI Marlinda Irwanti Poernomo mengatakan bahwa Guru Honorer K-2 merupakan persoalan semua Komisi yang ada di DPR RI. Sebeb keberadaan guru bukan hanya pengajar atau pendidik, namun pahlawan bangsa yang turut serta dalam memajukan Indonesia.

Karena itu pula DPR melalui semua komisi yang ada berkomitmen bersama untuk memperjuangkan Guru Honorer K-2. Bagaimanapun kejayaan bangsa ada ditangan para guru. Demikian disampaikan dalam Seminar Nasional Fraksi Partai Golkar bertema “Kebijakan Penuntasan Guru Honorer K-2” di Gedung DPR RI, Senayan, Selasa 09 Oktober 2018.

“Guru Honorer K-2 merupakan persoalan semua Komisi yang ada DPR. Kita pernah rapat bersama-sama semua Komisi I sampai XI dengan Menpan, Menkeu, Mendikbud dan kita ingin ada komitmen bersama,” kata Marlinda.

Ia memaparkan, guru honorer yang diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil sebesar 351.965 ribu yang akan diangkat secara bertahap sampai 2019 dan guru honorer yang tidak lulus seleksi CPNS akan dilakukan langkah lain yaitu dengan mengikuti tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Guru Honorer K-2 yang tidak lulus seleksi CPNS akan dilakukan langkah lain diantaranya membuka kesempatan bagi 12.883 ribu bekas tenaga guru honorer K-2 untuk mengikuti tes CPNS sesuai aturan UU bagi yang tidak memenuhi persyaratan akan dibuka kesempatan untuk tes PPPK,” ucapnya.

Marlinda menegaskan bahwa Komisi X DPR RI akan mengawal dan memperjuangkan hak-hak Guru Honorer K-2 secara serius dan bersungguh-sungguh, sehingga dalam waktu secepatnya Guru Honorer K-2 akan mendapatkan kepastian yang berdampak baik bagi kesejahteraan.

“Kami Komisi X akan mengawal dan memperjuangkan hak-hak Guru Honorer K-2 secara serius dan sungguh-sungguh, sehingga dalam waktu secepatnya diharapkan mereka akan mendapatkan kepastian yang bermanfaat,” pungkasnya.

(M Abdurrahman)