Cak Nanto dan Rudiantara Sampai di Seluma, Semua Karena Niat Baik

daulat.co – Semangat dan tekad siswa-siswi sekolah di pedesaan dan daerah tertinggal dalam menempuh pendidikan tidak boleh diremehkan. Dengan segala keterbatasannya, mereka mempunyai nilai lebih dibandingkan dengan siswa-siswi sekolah di daerah perkotaan.

Mereka yang tinggal di daerah perkotaan, dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) mendapatkan berbagai kemudahan karena terfasilitasi dengan perangkat pembelajaran yang memadai. Sementara di pedesaan dan daerah tertinggal, belajar dengan segala keterbatasan.

“Tetapi, anak-anak desa memiliki tekad yang lebih kuat,” tegas Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto dalam sambutan penyerahan Bantuan Internet Sekolah dan Laptop di SMA Muhammadiyah 1 Tais, Kabupaten Seluma, Propinsi Bengkulu, Kamis 14 Februari 2019.

Penyerahan bantuan diberikan langsung secara simbolis oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara kepada Kepala Sekolah SMA 1 Muhammadiyah Tais. Penyerahan disaksikan Bupati Seluma Bundra Jaya dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Seluma Abdulrohim.

Cak Nanto, sapaan akrab Sunanto, menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang sigap membantu permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan Muhammadiyah di daerah tertinggal.

Di sisi lain, pria kelahiran Sumenep 24 September 1980 itu menekankan bahwa Muhammadiyah berkomitmen memajukan dunia pendidikan yang juga menjadi pekerjaan besar Pemerintah.

Ia berharap bantuan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pihak sekolah, khususnya bagi siswa-siswi SMA Muhammadiyah 1 Tais – Seluma.

“Terimakasih kepada Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Bapak Rudiantara yang sudah kita palak (minta) waktunya ke Seluma,” kata Cak Nanto disambut tawa ratusan hadirin yang memenuhi halaman sekolah setempat.

Menteri Kominfo RI Rudiantara dalam sambutan dan pengarahannya menyampaikan, Presiden Jokowi sejak awal dilantik menekankan bahwa program pembangunan dilaksanakan Indonesia Sentris.

Bukan hanya di Pulau Jawa, melainkan merata ke seluruh Indonesia, tidak terkecuali 182 daerah yang berstatus daerah tertinggal.

Kementerian Kominfo dalam hal ini terus berupaya dalam pemenuhan hak-hak masyarakat akan kebutuhan akses informasi dan komunikasi.

Diantaranya Program Indonesia Merdeka Sinyal 2020, Program Palapa Ring dan Pemasangan Akses Internet untuk seluruh Sekolah, Seluruh Puskesmas dan Seluruh Kantor Desa/Kelurahan di Wilayah Republik Indonesia.

“Saya titip, terutama kepada SMA Muhammadiyah 1 (Tais) Seluma, broadband ini ibarat tol, cepat. Saya harapkan tidak hanya untuk UNBK saja. Tapi bagaimana kita berfastabiqul khoirot, berlomba-lomba dalam membuat konten yang baik untuk Indonesia,” ucap Rudiantara.

Rudiantara juga menyampaikan singkat hingga sampai ke Kabupaten Seluma. Kata dia, pekan lalu makan siang dengan Cak Nanto di Kantor PP Pemuda Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.

Disampaikan dirinya akan menghadiri Tanwir Muhammadiyah yang digelar Bengkulu dan muncul gagasan dari Cak Nanto agar kehadiran Menteri Kominfo membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat setempat.

“Saya baru tahu alamat ini (SMA Muhammadiyah 1 Tais) dua hari lalu, insyaAllah karena niatnya baik, innamal a’malu binniyat, fastabiqul Khoirot,” pungkas Menteri Rudiantara.

(M Abdurrahman)