11 April 2021, 10:38

BUMDes Bersama Rukun Makmur Ulujami Jalin Kerjasama Dengan Forum BUMDes Banyumas

daulat.co – BUMDes Bersama Rukun Makmur Ulujami, mewakili Forum Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesMa) Kabupaten Pemalang menjalin kerjasama dengan Dispermades Kabupaten Banyumas di salah satu hotel di Banyumas, Sabtu/Minggu 3-4 April 2021.

Dalam keterangannya kepada daulat.co, Selasa 6 April 2021, Direktur BUMDes Rukun Makmur Kecamatan Ulujami, Sardiyan, menjelaskan, pihaknya hadir ke Banyumas selain menjalin kerjasama juga mengikuti sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2021 dan Perbup Banyumas Nomor 29 tahun 2020 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Dalam acara itu, BUMDes Rukun Makmur memaparkan mengenai peluang kerjasama peluang bisnis antar forum BUMDes. Kerjasama yang ditawarkan BUMDes Rukun Makmur salah satunya dengan menawarkan produk unggulan Kabupeten Pemalang Bandeng Salto yang merupakan icon lokal kecamatan Ulujami. 

Adapun produk Bandeng Salto yang ditawarkan, antara lain Bandeng Salai, Bandeng Asap, dan Bandeng Presto. Sardiya bersyukur, sambutan peserta sosialisasi sangat bagus dan membuka ruang dilakukannya penjajakan kerjasama dengan beberapa pihak.

“Alhamdulillah dengan skema pemasaran Bandeng Salto yang kami tawarkan kepada forum BUMDes Banyumas mendapat respon positif, semoga ini menjadi langkah awal kerjasama antar forum BUMDes,” jelas Sardiyan.

BUMDes Rukun Makmur mengakui, Bandeng Salto yang ditawarkan merupakan produk lokal Kecamatan Ulujami dan satu-satunya di Indonesia. Dimana dalam prosesnya melibatkan masyarakat setempat atau memberdayakan lingkungan sekitar.

Mulai dari ikan segar bandeng, BUMDes Rukun Makmur bekerjasama dengan petani bandeng, secara langsung dalam proses produksinya melibatkan masyarakat yang sudah dibekali dengan pelatihan pengolahan ikan.

Sardiyan berharap, ke depan forum BUMDes dapat membuat gebrakan positif dengan benar-benar mengeksekusi Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa yang merupakan turunan dari Undang-Undang Cipta Kerja yang akan menguatkan ekonomi kawasan yang ada di pedesaan.

“Dengan adanya PP Nomor 11 tahun 2021 mudah-mudahan menjadi kabar baik semua pihak, dan eksistensi BUMDes bisa diterima terkait enam marwah BUMDes,” ucap Sardiyan.

“Enam marwah BUMDes salah satunya merupakan profit dan benefit, yang penekanannya pada pemberdayaan masyarakat, sehingga masyarakat akan kuat secara ekonomi,” sambungnya.

Hadir dalam acara tersebut, Haji Ahmad yang merupakan salah satu Forum BUMDes Jawa Tengah, Dinas terkait di Kabupaten Banyumas, serta beberapa narasumber tingkat nasional.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Regina Belau Sebut KKB Saat Ini Ditunggangi Kepentingan Politik

Read Next

Pimpin ADPMET ke Komisi VII DPR RI, Ridwan Kamil Sampaikan Masukan RUU EBT