29 October 2020, 09:48

Akomodir Teknologi Mutakhir, Dinas Pendidikan Pemalang Terapkan Absensi Faceprint

daulat.co – Dunia pendidikan di Kabupaten Pemalang mengakomodir teknologi mutakhir dalam rangka meningkatkan kedisiplinan tenaga pengajar dan pegawai di sekolah. Baik sekolah tingkat dasar (SD) dan sekolah tingkat pertama (SMP), baru-baru ini menerapkan teknologi absensi menggunakan faceprint.

Pemanfatan teknologi baru faceprint ini dilakukan untuk menggantikan sistem absensi fingerprint. Sistem absensi fingerprint sendiri di Kabupaten Pemalang masih banyak digunakan pada beberapa instansi pemerintah.

Seperti halnya fingerprint, sistem faceprint merekam tingkat kehadiran pegawai di sekolah. Bedanya, absensi menggunakan faceprint menggabungkan sejumlah karakter yang kemudian mengidentifikasi wajah seseorang. Adapun beberapa elemen faceprint menyangkut wajah dari mata, alis hingga bentuk hidung.

daulat.co, Selasa 25 Agustus 2020, melihat langsung teknologi faceprint di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Pemalang, yakni SD Negeri 01 Kebondalem. Pihak sekolah mengakui teknologi absensi ini baru dipasang beberapa pekan terakhir menggantikan sistem absensi manual.

Kata Kepala Sekolah SDN 01 Kebondalem, Carso SPd, absensi menggunakan faceprint secara otomatis tercatat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten Pemalang. Pasalnya, semua faceprint yang terpasang disebut-sebut sudah terkoneksi ke instansi tersebut.

Ia menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Pemalang dalam rangka meningkatkan kedisiplinan guru dan pegawai. Untuk lingkungan SDN 01 Kebondalem, ia berharap akan meningkatkan dan memajukan kinerja para guru dan pegawai.

“Saya berharap absensi model faceprint segera bisa digunakan karena ini sangat membantu dan memudahkan teman teman guru untuk lebih disiplin lagi kedepannya,” ujar Carso.

“Kami selaku satuan pendidik sangat berterimakasih kepada Dinas Pendidikan, atas perhatiannya walaupun baru terpasang beberapa hari yang lalu. Saya yakin ini sangat membantu apalagi bagi guru yang notabene PNS,” sambungnya.

Kabarnya, pemanfaatan teknologi absensi faceprint juga diberlakukan di sekolah tingkat pertama. Apakah pemanfaatan teknologi ini benar-benar mampu meningkatkan kedisiplinan guru dan pegawai dari penggunaan teknologi absensi sebelumnya, fingerprint?

bersambung…

(Abimanyu)

Read Previous

Tersangka Suap Distribusi Pupuk Humpuss dengan Pilog Taufik Agustono Segera Diadili

Read Next

Kabar Gembira! Kesejahteran Guru Honorer di Pemalang Naik 200 Ribu, Cair September

One Comment

Comments are closed.