11 April 2021, 10:34

Akademisi dan Penegak Hukum Perlu Belajar Dari Alm Artidjo Alkotsar

daulat.co – Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad menyampaikan ucapan bela sungkawa atas wafatnya Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK), Artidjo Alkostar. Ia mengatakan, bangsa Indonesia kehilangan sosok berintegritas.

“Almarhum merupakan sosok yang sangat berintegritas, bersih dan jujur. Indonesia sangat kehilangan Pak Artidjo,” kata dia dalam keterangan persnya, Ahad (28/02/2021).

Suparji mengatakan bahwa Artidjo selama ini ditakuti oleh koruptor. Hal ini dikarenakan beliau tidak ada kompromi bagi pelaku korupsi dan adanya vonis yg lebih berat dari putusan sebelumnya. putusan semacam inilah yg memunculkan ketidakpahaman logika dan rasionalisasi pertimbangan dan amar putusan

“Bahkan beliau membuat buku ‘Sogok Aku, Kau Kutangkap. Ini menunjukkan komitmen beliau dalam melawan korupsi begitu luar biasa,” ucapnya.

Suparji berharap, para pakar hukum di Indonesia mewarisi kegigihan dan integritas Artidjo. Yakni dengan tidak memberikan ruang ataupun toleransi dengan segala tindak kejahatan korupsi.

“Akademisi, penegak hukum, perlu meniru sikap almarhum dengan memperbaiki atau menyempurnakan melalui rasionalisasi putusan yang logis dan sesuai fakta. Semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah dan segala kesalahannya diampuni,” pungkasnya.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Miras Adalah Induk Segala Kejahatan, Persis Khawatir Kerusakan Moral Anak Bangsa

Read Next

Revisi UU Pemilu & UU ITE dan Kekacauan Perencanaan Legislasi