24 September 2020, 06:19

90 Persen Sekolah Dasar di Pemalang Sudah Pasang Faceprint

daulat.co – Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang Mokhamad Safi’i turut berkomentar mengenai penggunaan teknologi faceprint menggantikan teknologi fingerprint pada sekolah tingkat dasar di se-Kabupaten Pemalang

Kata dia, peralihan penggunaan teknologi mutakhir absensi bagi aparatur sipil negara (ASN) pada sekolah dasar sangat bagus dalam rangka meningkatkan kedisiplinan tenaga pengajar. Sebab faceprint merekam tingkat kehadiran pegawai di sekolah secara lebih baik.

Absensi menggunakan faceprint diketahui menggabungkan sejumlah karakter yang kemudian mengidentifikasi wajah seseorang. Adapun beberapa elemen faceprint menyangkut wajah dari mata, alis hingga bentuk hidung.

“Dengan faceprint, dapodik bisa diketahui. Yang jelas lebih bagus faceprint (dari fingerprint),” kata Syafi’i di Kompleks Gedung DPRD Kabupaten Pemalang, Senin 14 September 2020.

BACA JUGA : Akomodir Teknologi Mutakhir, Dinas Pendidikan Pemalang Terapkan Absensi Faceprint

Politisi PPP itu menyatakan, dari laporan instansi terkait ke DPRD Pemalang, hingga kini pemasangan dan penggunaan faceprint sudah mencapai 80 hingga 90 persen. Dari jumlah sekolah dasar yang ada, sudah terpasang sekitar 600 unit faceprint.

“Belum terpasang semuanya, informasinya dari Dinas Pendidikan baru terpasang 600-an dari 700-an sekolah dasar. Sudah 90-an persen,” kata Syafi’i.

Belum lama ini, daulat.co, menyempatkan diri melihat dari dekat teknologi faceprint di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Pemalang. Pihak sekolah mengakui teknologi absensi ini baru dipasang beberapa pekan terakhir menggantikan sistem absensi manual.

Sistem absensi menggunakan faceprint ini disampaikan secara otomatis tercatat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten Pemalang. Pasalnya, semua faceprint yang terpasang sudah terkoneksi ke instansi tersebut.

bersambung…

(Sumitro)

Read Previous

Kemendes PDTT Ingin Bupati Gorontalo Perkuat Ketahanan Pangan

Read Next

Jokowi Lantik 20 Dubes LBBP di Istana Negara