daulat.co – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Kebijakan Pola Karier Nasional yang diselenggarakan di Hotel Alana, Bogor, Selasa 13 Agustus 2019.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Utama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Supranawa Yusuf, menyatakan bahwa sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 Tahun 2017, penyusunan pola karier Pegawai Negeri Sipil (PNS) penting dilakukan untuk mengetahui di mana idealnya seorang PNS ditempatkan.

BKN mengusulkan penyusunan pola karier yang didasarkan pada pengelompokan jabatan. Kelompok jabatan yang dimaksud meliputi JPT Pratama, administrator, pengawas, dan pejabat fungsional. Sehingga nantinya masing-masing kelompok jabatan dapat mengembangkan kariernya secara terstruktur dan sistematis.

Hal ini sekaligus sebagai bentuk komitmen dan pernyataan sikap BKN dalam mendukung terlaksananya pola karier nasional.

Di bagian lain, Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo Dwi Putranto mengatakan setelah pola karier tersusun perlu diikuti oleh konsistensi instansi untuk menjadikannya sebagai acuan penempatan pegawai.

“Hal ini harus terus dikawal oleh BKN dan Kementerian PANRB,” kata dia.

Haryomo menambahkan perlu pula dipastikan semua instansi telah memiliki profil uji kompetensi PNS dan telah memiliki Standar Kompetensi Jabatan (SKJ). Kedua hal tersebut penting agar instansi tidak sulit memetakan pola karir pegawainya nanti.