BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengklaim mutu pendidikan sudah mulai merata semenjak sistem zonasi di berlakukan selama lebih kurang dua tahun terakhir.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Fakhrudin mencontohkan saat ini sudah terjadi peningkatan passing grade bagi sekolah menengah pertama (SMPN) 14 Kota Bogor yang berada di posisi ketiga setelah tahun-tahun sebelumnya berada di rangking belasan.

“Tahun ini peringkat tiga berdasarkan passing grade smp 14 menjadi urutan 3 dari yang sebelumnya belasan. Kenapa karena di sekitar SMP 14 itu jumlah penduduk membludak,” kata Fakhrudin di Balai Kota Jumat (21/6).

Dia mengatakan pemerataan mutu pendidikan itu berhasil di capai setelah adanya sistem zonasi. Tahun ini, Pemkot Bogor pun juga tidak menggunakan sistem jarak dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Namun, menggunakan sistem zonasi yang mengacu pada setiap kelurahan. Oleh karena itu Disdik telah menentukan area yang masuk dalam zona satu, zona dua dan seterusnya.

Alasannya karena kalau menggunakan sistem jarak. Calon siswa yang tempat tinggalnya berada cukup jauh dari sekolah maka akan kesulitan untuk mengakses sekolah tersebut.

“Kita enggak make sistem jarak. Kita make Kelurahan zona 1 dimana zona 2 dimana. Soalnya kalau make jarak anak (Kelurahan) Cimahpar, (Kelurahan) Kencana sekolah dimana?,” kata dia.

Fakhrudin menambahkan saat ini peringkat pertama SMP berdasarkan passing grade bukan lagi SMPN 1 Kota Bogor melainkan telah di geser oleh SMPN 6, sementara peringkat kedua di raih oleh SMPN 4 Kota Bogor.

Memang sekolah-sekolah tersebut berada di kawasan wilayah yang padat penduduk. Sehingga tak heran jika sekolah itu menyaring sumberdaya manusia yang berkualitas.

“Dari sistem zonasi di SMP. Saya melihat masyarakat memilih sekolah yang paling dekat dengan rumah. Kedua terseleksi anak-anak yang memang prestasinya bagus di daerah itu. Contoh anak SMP 6 anak yang pinter kumupul disitu. Ke depan mutu pendidikan merata nih. Tahun ini sudah merata nih,” ungkapnya.

Fakhrudin menyampaikan, seiring dengan adanya peningkatan pemerataan mutu sumberdaya manusia atau peserta didik, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bogor.

Pemkot juga sedang berupaya menambah fasilitas pendidikan di wilayahnya dengan memperbanyak unit-unit sekolah setiap tahunnya.

“Sekarang sedang di lakukan (penambahan) pemerataan sekolah di setiap kecamatan. Tahun ini di Kencana tahun depan di Bogor timur sambil membangun mutunya kita upayakan merata di antaranya lewat ini (penambahan sekolah),” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.